Kantor Kemenag di Tujuh Kecamatan Sumatra Utara Gelar Manasik Haji

gomuslim.co.id- Jelang musim haji tahun ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Sumatra Utara menggelar kegiatan pembinaan manasik haji sekaligus memberikan bimbingan dan arahan kepada Calon Jamaah Haji dari tujuh kecamatan pada Senin, (15/05/2017).

Antara lain Kecamatan Tinggi Raja, Kecamatan Setia Janji, Kecamatan Buntu Pane, Kecamatan Meranti, Kecamatan Pulau Bandring, Kecamatan Rawang Panca Arga dan Kecamatan Bandar Pasir Mandoge di Masjid Al Falah Kecamatan Pulau Bandring Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan Hayatsyah. Dalam sambutannya Hayatsyah mengucapkan selamat akan menjadi tamu Allah kepada Calon Jamaah Haji yang berjumlah 42 orang.

“Berbahagialah karena telah dipanggil Allah untuk datang ke Tanah Suci Makah karena belum tentu orang yang mampu mau berangkat haji kalau tidak dengan panggilan Allah SWT,” ucap Hayatsyah.

Lebih lanjut, sambung Hayatsyah, dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 pada pasal 3 dinyatakan bahwa penyelenggaraaan haji bertujuan memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan yang sebaik-baiknya bagi jamaah haji sehingga jamaah haji dapat menunaikan ibadahnya sesuai dengan ketentuan ajaran agama Islam.

Artinya jamaah haji selama 40 hari dalam pelaksanaan hajinya tetap diberikan pelayanan dan perlindungan oleh penyelenggara haji yang telah ditetapkan dari daerah masing-masing. Jamaah juga harus mengikuti tentang rukun, wajib, sunah dan larangan haji yang telah diberikan bimbingannya selama manasik haji.

“Jadi jangan pernah bosan untuk mengikuti manasik haji yang dilaksanakan di kecamatan dan kabupaten karena dengan seringnya mengikuti kegiatan manasik haji maka semakin mengerti tentang ibadah haji dan dengan kesiapan mental yang penuh siap melaksanakan ibadah haji dan berserah diri kepada Allah semata,” ucapnya.

Dia juga menghimbau agar pada saat pelaksanaan haji nantinya pasti banyak cobaan yang ditemui saat di Tanah Suci. “Maka bersabarlah jangan pernah lepas wudhu karena dengan menahan kesabaran semua cobaan itu dapat terlalui,” tukasnya.

Diingatkan pula agara jamaah haji saling tolong menolong sesama jamaah haji lainnya dan jangan ada sifat angkuh atau sombong bagi yang sudah pernah melaksanakan haji sebelumnya. “Karena kita tidak tahu apa yang akan Allah berikan cobaan pada kita saat ditanah suci,” tambahnya.

Pihaknya juga meminta agar jamaah haji selalu menjaga kesehatan. “Makanlah dengan teratur saat di Tanah Suci karena dengan makan yang teratur maka stamina kita juga akan tetap terjaga, selalu konsumsi air mineral sebaiknya air zam-zam, dan perbanyak juga konsumsi buah-buahan,” kata Hayatsyah. (nat/kemenag/dbs)

 


Back to Top