Dua Perusahaan Malaysia Ini Siap Layani Pasar Halal China

gomuslim.co.id- Malaysia semakin bergeliat dalam mengembangkan pasar halal ke berbagai Negara. Baru-baru ini, dua perusahaan Malaysia, Northport dan Weifang Sime Darby Port, yang mengoperasikan pelabuhan ikut bergabung melayani pasar halal di China yang memiliki lebih dari 30 juta Muslim.

Dua perusahaan tersebut bahwa kerja sama kedua pihak dalam bentuk nota kesepahaman untuk memfasilitasi pengiriman produk halal dari Malaysia ke China. Northport merupakan sebuah unit utilitas dan infrastruktur milik MMC Corporation Berhad yang berjarak sekitar satu jam dari Kuala Lumpur. Sedangkan Sime Darby adalah unit Weifang di Shandong, China timur, milik seorang pengusaha kaya, Asia Nikei.

Malaysia menargetkan ekspor produk halal sebesar 50 miliar ringgit (USD 11,6 miliar) pada tahun 2020. Angka ini naik dari sebelumnya 39,3 miliar ringgit pada 2016. Malaysia juga disebut sebagai negara terdepan  dalam ekspor produk-produk halal.

Kepala Eksekutif Sime Darby, Bakke Salleh menuturkan pihaknya telah menyisihkan area seluas 2,7 km persegi di Weifang untuk kawasan industri halal pertama di China. Konstruksi akan dimulai pada tahun anggaran berikutnya, yang dimulai Juli mendatang. “Halal adalah bisnis besar dan kemitraan ini bertujuan untuk menangkap pasar yang tumbuh besar 10% tiap tahun,” ujarnya.

Sementara itu, Weifang yang terletak di perairan Bohai merupakan pintu gerbang menuju daerah pedalaman China yang ditempati populasi Muslim  seperti Henan, Ningxia, Gansu, dan Xinjiang. Sime Darby memperluas kapasitas pelabuhan dari 32 juta metrik ton tahun lalu menjadi 80 juta metrik ton per tahun pada tahun 2020.

Northport merupakan pusat logistik halal dengan fasilitas khusus yang disertifikasi oleh otoritas agama. Kapasitas pelabuhan tumbuh 14% tahun lalu menjadi 3,22 juta kontainer.

Sebelumnya, Malaysia juga telah mengisyaratkan kesiapannya untuk membantu Jepang dalam mengembangkan industri halal menjelang Olimpiade Tokyo 2020 dan Paralimpiade. Salah seorang Wakil dari Malaysia External Trade Development Corp (MATRADE) mengatakan Malaysia saat ini satu-satunya negara di dunia yang menyediakan ekosistem yang komprehensif untuk agenda pembangunan industri halal.

"Ini termasuk sistem sertifikasi halal, standar dan peraturan, infrastruktur, insentif, sumber daya manusia dan perbankan syariah yang didukung oleh kerangka kerja yang efektif dari lembaga pemerintah. Masing-masing kegiatan tersebut menciptakan ekosistem halal yang holistik dan lengkap,” ujar perwakilan MATRADE seperti dilansir dari publikasi Bangkokpost.

Sebagai negara sahabat, pemerintah Malaysia mengaku senang berbagi keahlian dan pengalaman dalam industri halal dengan Jepang untuk mempromosikan dan mengembangkan industri halal sendiri. MATRADE  juga ingin mendorong  agar semakin banyak perusahaan Jepang yang  terlibat dalam lingkup halal.

MATRADE berencana untuk berkolaborasi dengan Japan External Trade Organization agar perusahaan Malaysia dan Jepang dapat bersama-sama menjalani program bisnis yang cocok untuk menjalin kemitraan yang lebih strategis. (njs/bangkokpost/dbs)

 


Back to Top