Siswa Madrasah Inovator Energi Listrik dari Pohon Kedondong Ini Dapat Beasiswa Kemenag

gomuslim.co.id- Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) memberikan beasiswa siswa MTs Langsa Naufal Raziq. Pemberian beasiswa ini sebagai bentuk apresiasi karena telah menemukan inovasi energi listrik dari pohon kedondong.

Direktur KSKK M Nur Kholis Setiawan mengatakan pihaknya akan terus mendorong para siswa madrasah yang berprestasi. "Kami sangat mengapresiasi prestasi dan inovasi yang dilakukan Naufal. Kami sudah bertemu dengannya untuk memberikan beasiswa," ujarnya di Jakarta, Rabu (17/05/2017).

Menurutnya ada tiga hal yang diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada Naufal.  Pertama, beasiswa senilai Rp20juta. "Beasiswa ini diberikan langsung hari ini di Kementerian Agama dalam bentuk tabungan," katanya.

Kedua, beasiswa pendidikan bagi Naufal untuk melanjutkan ke madrasah unggulan, yaitu MAN 3 Malang. "Naufal akan diterima melalui jalur khusus. Selain agar bisa mengembangkan riset, Naufal diharapkan bisa menginspirasi siswa MAN 3 Malang lainnya," tambahnya.

Ketiga, bantuan proses sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Menurut M Nur Kholis, Kemenag sudah memiliki pengalaman dalam proses pengurusan sertifikasi HKI.

Naufal, penemu energi listrik dari pohon kedondong (Spondias dulcis Forst) terus berusaha menyempurnakan temuannya agar semakin bermanfaat dan berkelanjutan. Bocah berusia 15 tahun itu tengah mencari cara agar ada akselerasi daya pemulihan (recovery) energi listrik dari pohon kedondong secara optimal.

Hasil temuan energi dari pohon kayu ini memang sederhana. Dengan rangkaian yang terdiri dari pipa tembaga, batangan besi, kapasitor dan dioda, arus listrik yang dihasilkan sangat tergantung kepada kadar keasaman pohon. "Saya belajar ilmu pengetahuan alam. Dari membaca itu, ternyata buah yang mengandung asam bisa menghantarkan listrik dan akhirnya saya mulai melakukan percobaan," kata Naufal.

Sebelumnya, ada sembilan karya ilmiah hasil riset para siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kediri yang sudah tercatat di Ditjen Hak Kekayaan Intelektual (HKI). (njs/kemenag/dbs)

Sembilan hasil riset tersebut adalah:

1.Manfaat Lendir Bekicot (Achatina fulica) sebagai Obat Luka Alama (Pencipta: Risma Nailul Amalia)

2.Pemanfaatan Tulang Ayam Boiler Sebagai Bubur Yang Bergizi dan Bernilai Ekonomis (Pencipta: Fahril Haikal Ilmi Sihabuddin)

3.Fermentasi Sampah Sayuran Pasar Grosir Kota Kediri Sebagai Pakan Ternak Untuk Meningkatkan Hasil Pertenakan Sapi di Kota Kediri dan Sekitarnnya (Pencipta: Muhammad Rofiqul Ilmi)

4.Kopi Biji Pepaya Untuk Menurunkan Kadar Kolesterol (Pencipta: Astrid Rizkiya Sally)

5.Roti Sukun Untuk Diet Rendah Kalori (Pencipta: Astrik Rizkya Sally)

6.Pemanfaatan Sarang Telur Laba-laba (Cocoon) Dari Ordo Araneae Sebagai Bahan Alami Alternatif Penutup Luka (Pencipta: Rezza Putri Mahartika)

7.Pengaman Rumah Penggerak Solenoid dengan Koder Morse (Pencipta: Aufa Millatul Haqq)

8.Potensi Biofungisida dari Jahe, Lengkuas Merah, Kunyit dan Labu Siam Untuk Mencegah dan Membasmi Jamur pada Tanaman Sawi (Pencipta: Rahmah Nur Diana)

9.Nasi Gadung (Dioscorea hipsida Dennst) Sebagai Substitusi Nasi Jagung (Zae mays) Sebagai Makanan Rendah Kalori bagi Penderita Obesitas.


Back to Top