Materi P3K dari Basarnas Lengkapi Pengetahuan Peserta Pramuka Madrasah di Kegiatan PPMN III 2017

gomuslim.co.id- Pada gelaran kegiatan Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional (PPMN III) yang diselenggarakan di Bangka Belitung pada 14 sampai 20 Mei Badan SAR Nasional (Basarnas) ikut memberikan bekal pengetahuan kepada para peserta pramuka madrasah.

Basarnas mengajarkan pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) pada saat berada di laut dan udara. Kegiatan ini berlokasi di pinggir pantai Koba Kabupaten Bangka Tengah.

"Semua orang idealnya harus tahu tentang tata cara memberikan pertolongan pertama. Hal apa yang harus dilakukan jika ada musibah di sekitar kita, terutama di laut dan udara," ujar anggota tim Basarnas, Adi, Rabu (17/05/2017).

Kemudian, Adi menjelaskan pemberian pertolongan pertama tidak hanya bermanfaat untuk membantu orang lain, tetapi juga untuk menolong diri sendiri, terutama saat menghadapi kesulitan di tempat yang asing, seperti di laut dan hutan.

“Ketika berada di hutan atau laut, lalu kehabisan bekal, maka pramuka harus tau apa yang harus dilakukan agar tubuh tetap mendapat asupan dan cairan. Hanya dengan mengonsumsi air saja misalnya, kita bisa bertahan selama 27 hari," jelasnya.

Anggota lainnya, Putra, menjelaskan tentang sejarah Basarnas. "Semua negara akan mendapatkan kepercayaan dari negara lain jika memiliki tim SAR, karena mereka akan merasa aman jika terjadi sesuatu atas warganya atau investasinya," terangnya.

Lanjut Putra, sebuah negara yang tidak memiliki tim SAR, lanjutnya oleh negara lain akan diragukan keamanannya karena tidak ada jaminan yang diberikan oleh negara tujuan tersebut.

Materi Basarnas juga menjadi bagian dari  materi orienteering yang diberikan kepada peserta PPMN III tahun tahun ini. Selain itu, ada pula materi lainnya yang terkait sejarah perkemahan pramuka madrasah, dan latihan dasar kepemimpinan.

PPMN ini diikuti pramuka penegak dari madrasah seluruh Indonesia dengan mengangkat tema “Kreatif, Terampil dan Berkarakter” yang di gelar di Buper Selawang Segantang. Kegitan berkemah ini diikuti 864 peserta dari dua kategori, kontigen daerah sekitar Indonesia masing-masing 20 orang dan kontigen cabang provinsi Babel terdiri 18 orang.

Kemudian yang menarik dari kegiatan PPMN III tahun ini adalah pemecahan rekor MURI Gebyar pantun Melayu Talibun dengan pelangsir terbanyak dan deklarasi Pramuka Madrasah Cinta NKRI. (nat/kemenag/dbs)

 

 

 

 


Back to Top