Kemenag Rumuskan Materi Moderasi Islam untuk Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat

gomuslim.co.id- Guna menunjang materi pengabdian mahasiswa, Kementerian Agama akan mengembangkan panduan bersama pengabdian mahasiswa untuk moderasi Islam.

Perumusan panduan dilakukan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M). Lembaga ini merupakan pelaksana program pengabdian kepada masyarakat di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

Saat ini tim sedang berkumpul di Surabaya untuk merumuskan panduan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dan Kuliah Kerja Sosial (KKS, KKN).

Kasubdit Penelitian dan Pengabdian Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Muhammad Zain mengatakan program kemitraan perguruan tinggi dengan masyarakat (PkM) didesain untuk mendukung visi Kementerian Agama di antaranya adalah moderasi Islam dan deradikalisasi.

Diharapkannya, program PkM yang dituangkan dalam bentuk Kemitraan akan mengakhiri posisi menara gading perguruan tinggi. "Posisi PTKI memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang ajaran-ajaran agama yang biasanya bersifat doktrin bisa menjadi rasional, dan menyambungkan teori dengan implementasinya di tengah masyarakat," paparnya, Selasa (16/05/2017).

Dengan program pengabdian yang lebih membumi, Zain berharap agar tujuan moderasi Islam bisa tercapai. Sementara itu, Kasi Penelitian Anis Masykur juga menambahkan target pertemuan ini adalah penuntasan panduan Pengabdian di PTKI dan Panduan KKN Nusantara.

Menurutnya, panduan ini nantinya sekaligus menjadi penjelasan lanjutan dari PMA No. 55 Tahun 2014 tentang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di PTKI dan Keputusan Dirjen Pendis No. 3489 Tahun 2015 tentang Pedoman Pengabdian kepada Masyarakat.

Kepala LP2M UIN Sunan Ampel, Dr Fathoni menyampaikan adapun terkait variasi pendekatan, hal itu disesuaikan dengan pengalaman pelaksanaan program pengabdian di PTKI. "Selama ini, di perguruan tinggi kami menggunakan model Asset Based Community Development dan Riset Aksi Partisipatoris," ujar Fathoni.

Sedangkan menurut Kepala P2M UIN Bandung, Ramdani, materi tersebut adapula yang menamakannya dengan Pengabdian Sisdimas. Keanekaragaman ini adalah kekayaan tersendiri dan jika dipertemukan akan melahirkan pendekatan khas PTKI dan Indonesia. (nat/kemenag/dbs)

 


Back to Top