Bank Panin Dubai Syariah Siap Tingkatkan Porsi Pembiayaan Segmen Ritel

gomuslim.co.id- Industri perbankan syariah Tanah Air terus berupaya memperbesar pembiayaan di berbagai segmen. Terbaru, PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk berencana meningkatkan porsi pembiayaan di segmen ritel dari mayoritas pembiayaan berada di segmen komersial.

Segmen ritel ini akan menggarap pembiayaan rumah atau apartemen dan pembiayaan kartu kredit. Bank Panin Dubai Syariah akan transformasi bisnis dengan memperbesar porsi segmen ritel hingga 60% ke depannya. Perseroan berencana memulai transformasi bisnis ke segmen ritel, terutama konsumer pada tahun depan.

Direktur Utama terpilih Panin Dubai Syariah Doddy Permadi mengatakan, pihaknya telah menginvestasikan teknologi untuk pengembangan pembiayaan ritel. "Kami akan memperbesar porsi pembiayaan ritel hingga 60%-70% di tahun 2018. Untuk core banking teknologi informasi kami akan mulai live pada tahun ini sehingga pada 2018 sudah bisa ekspansi pembiayaan ke segmen ritel, seperti konsumer," katanya. 

Lebih lanjut, Doddy mengatakan perseroan akan memulai memperlebar sayap bisnisnya kepada segmen ritel ketika core bisnis teknologi informasi sudah berjalan. Anak usaha Bank Panin ini menargetkan pembiayaan dapat tumbuh 33% atau mencapai Rp 8 triliun di akhir tahun 2017 dari perhitungan pembiayaan senilai Rp 6,26 triliun di akhir tahun 2016.

Dia mengatakan, dalam membuat core banking baru, perseroan mengaku mengeluarkan belanja modal yang cukup besar. "Nilainya cukup besar, tetapi saya enggan sebutkan. Dengan investasi itu, kami bisa mengubah karakter awalnya traditional bank menjadi modern bank dan bisa bersaing dengan bank konvensional," ujarnya.

Adapun, keberadaan core banking itu sangat dibutuhkan untuk menjadi jembatan perseroan untuk ekspansi pada segmen ritel. Dia mengatakan, untuk menyokong pembiayaan segmen ritel dibuthkan infrastruktur yang bagus juga. Salah satunya core banking tersebut.

Adapun, sampai saat ini, portofolio pembiayaan perseroan mayoritas masih pada segmen komersial sebesar 60%. Sisanya, sebesar 40% berada pada segmen ritel produktif. Doddy mengatakan, perseroan menginginkan portofolio pembiayaan segmen konsumer bisa mencapai 60% nantinya.

"Kami ingin bertransformasi menjadi bank syariah modern yang juga bisa menggarap produk seperti bank konvensional. Jadi, selain kami menggarap pasar syariah, kami juga bisa mengambil pasar bank konvensional juga," ujarnya

Adapun untuk realisasi pembiayaan, perseroan sudah mencapai Rp 7,24 per kuartal I-2017 dengan mayoritas atau 60% pembiayaan mengalir di segmen komersial. Dari pembiayaan tersebut, bank berkode saham PNBS ini mengincar laba bersih sebesar Rp 48 miliar di akhir tahun ini atau tumbuh 257% dibandingkan posisi di akhir tahun lalu yang sebesar Rp 19,54 miliar.

Sekadar catatan, Panin Dubai Syariah telah menyerap laba bersih Rp 12,75 triliun per kuartal I-2017. Doddy menambahkan, pihaknya mengincar perolehan dana pihak ketiga (DPK) hingga Rp 9 triliun di akhir tahun 2017 untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan. Penghimpunan DPK telah mencapai Rp 7,53 triliun di kuartal I-2017. (njs/dbs)

 


Back to Top