Relokasi Kantor Cabang Jadi Langkah BNI Syariah Perkuat Layanan Hasanah

gomuslim.co.id- Kantor Cabang (KC) BNI Syariah Makassar melakukan relokasi. Kantor yang semula berada di jalan AP Pettarani Ruko Sardony, berpindah ke Jalan DR Sam Ratulangi mulai tanggal 18 Mei 2017. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas layanan dalam mewujudkan gaya hidup Hasanah

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo mengatakan bahwa kota Makassar merupakan kota metropolitan terbesar di kawasan Indonesia Timur. Kota ini, lanjut dia, juga merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki laju pertumbuhan ekonomi paling tinggi. Menurutnya, hal inilah yang mendorong BNI Syariah untuk membuka layanan di kota Makassar pada 2001 silam.

"Diharapkan dengan adanya lokasi kantor baru yang lebih strategis, lebih besar dan lebih nyaman akan memberikan tambahan semangat baru bagi segenap karyawan BNI Syariah untuk memberikan layanan yang lebih baik," ujar Abdullah, Selasa (23/05/2017).

Abdulah menegaskan BNI Syariah juga turut mendukung kearifan lokal. Hal ini tampak dari ornamen gedung KC BNI Syariah Makassar yang dihiasi oleh ornamen Kapal Phinisi yang merupakan kebanggaan warga Makassar. Selain itu, ada juga kain tenun dari 4 suku asli Makassar yaitu Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja. "Berkat dukungan seluruh stakeholders, Alhamdulillah, per Maret 2017 BNI Syariah tumbuh ke arah positif," ucapnya.

Lebih lanjut, Abdullah menuturkan, kinerja positif tersebut ditandai dengan pertumbuhan aset sebesar 21,01 persen menjadi Rp 29,86 triliun, pertumbuhan pembiayaan sebesar 17,83 persen dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 23,38 persen. Hal ini juga diikuti dengan pertumbuhan kinerja positif KC BNI Syariah Makassar Per maret 2017 tercatat laba yang didapat sebesar Rp 13,8 miliar dengan total penghimpunan DPK sebesar Rp 596 miliar dan pembiayaan sebesar Rp 561 miliar.

Dalam kesempatan sama, Pemimpin Cabang BNI Syariah Makassar, Zulva Adi, mengatakan BNI Syariah KC Makassar akan tetap fokus pada pembiayaan ke sektor produktif, konstruksi, dan investasi serta menggarap sektor haji dan umroh dimana embarkasi Makassar memiliki potensi yang besar. "Sejalan dengan hal tersebut, BNI Syariah membantu memfasilitasi masyarakat yang ingin menjadi tamu Allah di tanah suci dengan produk BNI Baitullah iB Hasanah dan BNI Fleksi umroh iB Hasanah," tuturnya.

Di tempat berbeda, BNI Syariah juga meresmikan Kantor Cabang Pembantu Rajabasa. Bank BNI Syariah Kantor Cabang Pembantu Rajabasa adalah kantor baru menggantikan Bank BNI Syariah Kantor Cabang Pembantu Bandar Jaya.

Regional Head Bank BNI Syariah Kantor Wilayah Jabodetabek Plus Adjat Djatnika menjelaskan, saat ini di Lampung, Bank BNI Syariah sudah memiliki 9 outlet. Dua diantaranya adalah KC Reguler dan 7 lainnya adalah Kantor Fungsi (KF) mikro yang tersebar di wilayah Bandar Lampung, Metro, Bandar Jaya, Pringsewu dan Tulangbawang Barat.

"Kantor Fungsi (KF) mikro bukan layanan yang sama sekali beda, segmennya memang mikro tapi tetap melayani untuk funding seperti biasa. Bahkan kantor fungsi mikro kedepan akan lebih diberdayakan untuk lebih melayani masyarakat dan pelayanan pembiayaan KPR," jelasnya.

Tidak hanya itu saja, Bank BNI Syariah Lampung juga didukung dengan adanya 212 ATM dan teknologi digital banking yang akan memberi kemudahan lebih bagi nasabahnya. Nasabah yang ingin mendapatkan layanan transaksi syariah juga bisa melalui outlet Bank BNI konvensional yang ada di Lampung.

Secara nasional, saat ini Bank BNI Syariah Mandiri sudah melayani masyarakat melalui 327 outlet. Adapun rinciannya adalah 3 kantor wilayah, 68 kantor cabang reguler, 174 kantor cabang pembantu, 14 kantor fungsi (mikro) dan 17 kantor kas.

Selama tiga tahun terakhir, Bank BNI Syariah berdasarkan penilaian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menjadi salah satu bank syariah terbaik pilihan masyarakat. Relokasi KCP Bandar Jaya menjadi Bank BNI Syariah KCP Rajabasa ini sendiri, lanjut Adjat, dilakukan untuk membantu memudahkan masyarakat yang ingin menggunakan layanan transaksi perbankan syariah. (njs/dbs)

 


Back to Top