Hadiri Undangan Grand Iftar Ramadhan, Dubes RI untuk Selandia Baru Cerita Kebesaran Islam di Indonesia

gomuslim.co.id- Indonesia merupakan Negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia. Meski begitu, Islam dan Demokrasi di Tanah Air tetap berjalan selaras. Hal ini karena sejarah panjang Islam di Nusantara yang senantiasa menjaga nilai-nilai tolerasi dan perdamaian. Indonesia dapat menjadi contoh bagi Negara lain.

Demikian disampaikan Duta Besar RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya, saat hadir sebagai pembicara utama di Grand Iftar Ramadhan yang diselenggarakan Al Aameen Trust di Wellington, Selandia Baru, Sabtu (04/06/2017). Di sana, Tantowi bercerita tentang kebesaran Islam di Indonesia.

"Islam sebagai agama mayoritas berjalan selaras dengan demokrasi di Indonesia. Meski Islam mayoritas di Indonesia, tapi tidak mengurangi hak lima agama lain dalam hal kebebasan beribadah dan merayakan hari-hari besar keagamaannya,” ujarnya.

Tantowi menyampaikan bahwa enam agama di Indonesia mendapatkan hak yang sama dalam hal kebebasan beribadah dan merayakan hari-hari besar keagamaannya, seperti hari libur yang ditetakan oleh pemerintah, agar masyarakat dapat merayakan perayaan sesuai agama dan kepercayaanya masing-masing.

“Ini dalam rangka memberikan waktu kepada penganut agama tersebut untuk melaksanakan perayaan atau ritual keagamaannya," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyinggung mengenai bulan Ramadhan yang dirayakan sebagai bulan ibadah oleh umat Islam. Menurutnya, bulan Ramadhan membawa berkah tersendiri bagi umat Islam di Indonesia, yaitu hikmah kebersamaan dan persatuan. "Untuk itu, saya mengajak hadirin untuk menghidupkan semangat tauhid dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan di bulan yang penuh berkah ini," ungkapnya.

Tantowi juga berbicara soal kekhasan bulan Ramadhan di Indonesia yang membuat hadirin kagum pada ceritanya. "Di Indonesia yang khas pada bulan Ramadhan itu di antaranya pengurangan jam kerja dan jam sekolah supaya bisa berbuka puasa di rumah, acara televisi dipenuhi program religi, dan pemberian THR bagi para karyawan," katanya

Acara yang dihadiri 200an umat Islam dari berbagai belahan dunia ini, dihadiri pula oleh korps diplomatik dan pemerintah Selandia Baru yang diwakili oleh pejabat dari Kepolisian Komunitas.

Sebagai informasi, Tantowi Yahya yang terkenal sebagai pembawa acara dan penyanyi country, mulai melaksanakan tugasnya sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Selandia Baru, Samoa, dan Kerajaan Tonga mulai April 2017.

Mantan anggota Komisi I DPR RI ini menjelaskan dalam mengemban tugas sebagai perwakilan Pemerintah Indonesia di Selandia Baru terdapat beberapa hal yang menjadi pogram prioritas, yaitu kedaultan NKRI, perlindungan dan pembrdayaan WNI di negara sahabat, diplomasi ekonomi, dan pengembangan diplomasi atau kerja sama bilateral, regional dan internasional.

Menurut Tantowi, Presiden meminta dia melanjutkan apa yang dilakukan oleh dubes-dubes sebelumnya dan melakukan komunikasi yang lebih baik lagi dari yang sudah ada. Komunikasi yang dituntut Jokowi itu bukan hanya dengan kalangan pemerintah, tapi juga dengan kalangan parlemen, NGO, lembaga-lembaga penyiaran, dan kampus. (njs/kemenlu/dbs)


Back to Top