Rayakan Milad ke-14, Darul Qur’an Gelar Kejuaraan Memanah Horsebow Nasional

gomuslim.co.id- Dalam rangka acara Milad ke-14, Darul Qur’an menggelar kejuaraan lomba memanah tradisional Horsebow dengan teknik thum draw Tingkat Nasional. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Zulkfli Hasan membuka kejuaraan yang digelar oleh Daarul Qur'an bersama Komunitas Panahan Berkuda Indonesia (KPBI) di Lapangan Memanah dan Berkuda Pesantren Tahfizh Daarul Qur'an, Ketapang, Tangerang, Minggu (04/06/2017). 

Dikatakan Zulkifli Hasan dalam sambutannya, kegiatan memanah kini mulai menjadi pilihan masyarakat dan menjadi cabang olahraga yang populer. Baginya banyak keuntungan yang bisa diambil dari olahraga memanah seperti melatih disiplin, fokus dan ketrampilan.

"Semoga dengan banyaknya masyarakat Indonesia yang ikut olahraga memanah ini maka akan timbul budaya baru di masyarakat Indonesia yang penuh disiplin sehingga akan membuat kita menjadi bangsa yang kuat" ujar Zulkifli. 

Zulkifli juga mengapresiasi para peserta yang memakai pakaian daerah masing-masing. Ini menunjukkan Indonesia beragam dan penuh damai. 

"Kita memang berbeda-beda tapi jangan sampai beda itu menjadi masalah dan kita tetap saling menghormati satu dan lainnya" kata dia.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Sekjen KPBI Sunaryo Adhiatmoko, mengatakan kejuaraan memanah Horsebow ini merupakan yang pertama kali digelar di Indonesia. Kejuaraan kali ini  diikuti  oleh 130 peserta dari 12 provinsi. 

Lebih lanjut, dia menjelaskan, olahraga memanah Horsebow dengan teknik thumb draw ini baru berkembang dalam 3 tahun terakhir di Indonesia. Ia pun berharap kegiatan ini terus berkembang dengan melahirkan banyak pemanah handal. 

Kejuaraan memanah tradisional ini sendiri diadakan dalam rangkaian Milad Daarul ke 14 yang jatuh pada 5 Juli 2017. Memanah Horsebrow dengan teknik thum draw sendiri kini menjadi salah satu ekstrakurikuler yang diajarkan di pondok pesantren tahfizh Daarul Quran. 

Sementara itu, ketua Daarul Qur’an, Tarmizi Ashidiq mengatakan kegiatan ini dipilih selain untuk lebih mengenalkan olahraga memanah juga sebagai ajang pembinaan sekaligus menggiatkan panahan tradisional yang merupakan warisan budaya bangsa Indonesia. Selain mengamalkan sunnah Nabi Muhammad SAW.

"Kami mendukung olahraga memanah ini selain mengikuti sunnah Rasulullah SAW dimana memanah termasuk tiga olahraga selain berkuda dan berenang yang dianjurkan untuk dikuasai oleh umat Muslim" ujar Tarmizi.

Horsebow sendiri merujuk pada genre busur yang secara tradisi digunakan sambil menunggang kuda. Busur jenis ini ditandai dengan ukurannya yang relatif pendek, meski ada yang panjang, dan berbahan komposit seperti kayu atau bambu, tanduk dan otot atau sinew. Ada tiga bagian utama dalam busur ini yakni gagang, dustar yakni lengan yang bisa melengkung saat busur ditarik lalu tempat di ujung-ujung busur tempat mengaitkan tali busur yang disebut siyah.

Sementara itu, teknik Thum Draw ialah teknik memanah dengan menggunakan jempol untuk menarik tali busur. Pada teknik ini tali busur dikaitkan pada jempol yang diperkuat dengan kepalan seluruh tangan yang digunakan untuk menarik busur. (nat/dbs)

 

 


Back to Top