Pemerintah Arab Saudi Ajak Siswa dan Pramuka Jadi Relawan di Masjidil Haram

gomuslim.co.id- Kementerian Pendidikan Saudi meluncurkan Pusat Nasional untuk Sukarelawan yang memiliki tugas untuk melayani jamaah umrah. Lebih dari 3.000 siswa sekolah akan bekerja sama dengan 600 pramuka sebagai relawan di Masjidil Haram selama bulan suci Ramadhan.

Dirjen Pendidikan di Makkah dan pengawas kamp pelayanan umum tempat-tempat suci, Muhammad Al Harthy, mewakili pemerintah melakukan peluncuran. Dia mengatakan relawan akan bekerja sama dengan banyak instansi demi melayani jamaah.

"Kami ingin membantu para tamu masjid agung melaksanakan ritual umrah dengan mudah dan nyaman," ujar Al Harthy, seperti dilansir dari publikasi Saudi Gazette, Minggu (04/06/2017).

Lebih lanjut, Al Harthy tegaskan, dalam melayani para tamu Allah SWT merupakan tugas keagamaan dan kehormatan bagi penduduk Makkah yang telah melayani jamaah selama berabad-abad. Selain itu, kegiatan ini dirasa sejalan dengan Visi 2030, yang bertujuan menanamkan nilai positif remaja.

“Saya merasa dalam membantu jamaah dengan banyak tugas dapat mengajarkan relawan tentang pentingnya komitmen kepada masyarakat. Karena itu, Kementerian Pendidikan akan selalu memanfaatkan kemampuan siswa selama liburan, dengan kegiatan yang kosntruktif,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Kegiatan Ekstrakulikuler Mahasiswa Saeed Hassan mengatakan para siswa telah menunjukkan tingkat komitmen yang tinggi dengan bekerja keras membantu jamaah. Mereka pun diposisikan di lokasi yang berbeda di dalam Masjidil Haram, serta kapan saja mereka diperlukan.

"Mereka menjaga ketertiban umum dan dilatih segera melapor setiap kegiatan mencurigakan kepada pihak berwenang, agar dapat dilakukan tindakan cepat demi memastikan keamanan dan perlindungan maksimal bagi jamaah," tutur Hassan.

Adapun layanan yang diberikan sendiri bervariasi seperti mengatur kerumunan, membagikan makanan berbuka atau air Zamzam di dalam dan luar Masjidil Haram adalah membantu orang tua sampai mendorong kursi roda jamaah. Ada pula relawan yang memang ditempatkan di hotel-hotel jamaah. (nat/saudigazette/dbs)


Back to Top