Perluas Pemberdayaan Masyarakat, Rumah Zakat Hadirkan Program Ramah Lansia di Kota Bandung

gomuslim.coid-  Pertumbuhan penduduk di Kota Bandung yang tinggi ditambah lagi dengan meningkatnya angka usia harapan hidup  mengakibatkan jumlah penduduk lansia di Kota Bandung semakin meningkat. Badan Pusat Statistik Kota Bandung menyebutkan bahwa terdapat 408.021 lansia berusia 50 sampai 65 tahun ke atas pada 2015.

 

Rumah Zakat pun ikut andil dalam pembentukan lansia sejahtera di Kota Bandung. Salah satunya dengan menghadirkan program Ramah Lansia bersama Cita Sehat Foundation. Ramah Lansia merupakan sebuah program pembinaan kesehatan bagi usia lanjut yang baru-baru ini digelar di Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung.

“Kegiatan Ramah Lansia ini juga sebelumnya telah sukses digelar di Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Harapannya, dengan adanya program pembinaan kesehatan bagi usia lanjut menjadikan lansia semakin berdaya, sehat dan sejahtera,” ujar Public Health Cita Sehat Bandung Fadhli  dalam rilis resminya.

Adapun, kegiatan Ramah Lansia kali ini beragendakan pemeriksaan kesehatan berupa cek tekanan darah dan cek gula darah serta penyuluhan kesehatan. Salah satu bidan Klinik RBG Rumah Zakat Bandung Wulan menyampaikan, penyuluhan kesehatan memuat materi mengenai menjaga pola hidup sehat di usia senja kepada 98 lansia yang hadir.

Banyaknya fasilitas bagi lansia di Kota Bandung yang kini mulai digagas oleh Pemerintah Kota Bandung telah menjadikan lansia semakin aktif dan produktif sehingga kehidupan lansia di Kota Bandung semakin sejahtera.

“Lansia merupakan bagian dari masyarakat yang layak untuk mendapatkan perhatian. Memberikan perhatian kesehatan kepada mereka merupakan salah satu kontribusi kepedulian kita,” tutur Wulan.

Untuk diketahui, Rumah Zakat adalah lembaga filantropi yang mengelola zakat, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya melalui program-program pemberdayaan masyarakat. Program pemberdayaan direalisasikan melalui empat rumpun utama yaitu Senyum Juara (pendidikan), Senyum Sehat (kesehatan), Senyum Mandiri (pemberdayaan ekonomi), serta Senyum Lestari (inisiatif kelestarian lingkungan). (fau/rz)


Back to Top