Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Kemenag Kembangkan PTSP

gomuslim.co.id- Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama bertekad untuk terus mengembangkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Direktur GTK Suyitno mengatakan pihaknya telah berkomitmen untuk mempercepat implementasi layanan guru dan tenaga kependidikan berbasis e-governance, melalui PTSP.

Komitmen ini disampaikan Suyitno dalam Focus Group Discusion (FGD) tentang Pelaksanaan Program dan Kegiatan Direktorat GTK Madrasah, di Jakarta, Kamis (08/06/2017). Menurutnya, hal penting yang perlu dilakukan dalam waktu dekat adalah pelayanan sertifikasi guru, Penetapan Angka Kredit (PAK), dan Kenaikan Pangkat.

“Saat ini kita punya Simpatika. Ke depan, kita harap Simpatika selain menghimpun data, bisa diintegrasikan menjadi layanan public. Kita harus mempersiapkan orang untuk merespon pertanyaan publik ketika pelayanan satu pintu itu sudah dijalankan," ujar Mantan Dekan Fisip UIN Raden Fatah Palembang ini.

Sementara itu, Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi Mastuki menyampaikan, PTSP meniscayakan proses perizinan yang cepat, sederhana, transparans, dan terintegrasi. Simpatika yang dimiliki Direktorat GTK, lanjut Mastuki, selama ini baru sebatas aplikasi online, dan belum bisa dikatakan PTSP. "Akan tetapi aplikasi online menjadi modal penting untuk pengembangan PTSP," ujarnya.

Staf Khusus Menteri Agama Bidang Media, Hadi Rahman menambahkan, PTSP hadir sebagai bentuk layanan Kemenag terhadap publik. Keberadaan PTSP penting, karena sekarang birokrasi berhadapan dengan masyarakat digital. "Di era milenial ini, setiap orang dapat dengan mudah mengakses apapun informasi yang baru," pungkas Hadi.

Kegiatan ini diikuti oleh Kasubdit GTK RA Nanang Fathurrahman, Kasubdit GTK MI/MTs Kidup Supriyadi, Kasubdit GTK MA Siti Sakdiyah, Kasubag TU Dit GTK Madrasah Sidik Sidiyanto, tim PTSP Kemenag, perwakilan PT Sucofindo, serta JFU pada Dit GTK Madrasah.

Sebagai informasi, pada Januari 2017 lalu Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin telah merilis Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kementerian Agama. Sedikitnya ada lima layanan yang sudah siap berjalan, antara lain pengurusan izin Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan program studi di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). 

PTSP disiapkan sebagai ruang publik yang akan mengurus beragam pengajuan perizinan, informasi seputar bantuan dan beasiswa, termasuk layanan aduan masyarakat. Semua layanan itu didasarkan standar operasional prosedur (SOP), serta jangka waktu pelayanan yang jelas. Selain itu, pengelolaannya juga akan mengacu kepada standar mutu pelayanan prima.

Namun, PTSP Kementerian Agama ini aktif secara bertahap, dengan awal 2017 tersedia layanan pengurusan izin pembukaan program studi Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dan penyetaraan ijazah luar negeri. Ada pula perizinan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), pendirian Ma’had ‘Aly pondok pesantren, serta pengaduan umum.

PTSP turut memberikan layanan pengajuan surat tugas dan surat izin belajar bagi pegawai Kemenag. PTSP, juga menjadi bagian wujud komitmen Kementerian Agama di Hari Amal Bakti (HAB) yang ke-71, untuk lebih dekat melayani umat. Inovasi pelayanan yang terpusat dan dapat diakses secara daring (online) ini diharapkan mempermudah publik mendapat layanan Kementerian Agama. (njs/kemenag/dbs)

 


Back to Top