Dapat Dukungan Lazis PLN, Begini Geliat Ekonomi Mualaf Mandiri MCI Jatim

gomuslim.co.id- Kekuatan zakat dalam memberdayakan para mustahik (penerima zakat) sangat besar. Salah satunya yang dialami oleh  Mualaf Center Indonesia (MCI) Jawa Timur. Usaha peternakan ayam petelur yang mereka jalani ternyata membuahkan hasil. MCI Jatim sendiri menerima dana bantuan usaha pemberdayaan Mualaf di Klepu dari Lazis PLN tahun lalu.

Awalnya, MCI Jatim membentuk kelompok pemberdayaan pada masyarakat Klepu. Anggota mereka berjumlah 23 orang. Para Mualaf Klepu ini dengan semangat bersedia jadi peternak ayam setelah mendapat arahan pembina dan pendamping dari MCI hanya dengan bekal 20 ekor ayam petelur dan kandang.

Waktu berlalu, jumlah ayam mereka terus berkembang, dan sekarang menjadi 2000 ayam. Kebutuhan makanan ayam dikelola sendiri oleh kelompok ini. Omset telur per pekan bisa sampai 2 kwintal. Dengan modal awal hanya 5 juta dari lazis PLN, sekarang perputaran uang di kelompok ini menjadi 40 juta per bulannya.

Bahkan, saat terjadi bencana longsor di Banaran Ponorogo, Para Mualaf peternak ayam petelur ini mampu menyumbangkan 3000 lebih butir telur untuk warga korban longsor. Hal ini sebagai wujud kesadaran akan peduli sesama.

Sebagai pembina dan pendamping MCI Ponorogo, Yuli Susanti berharap merasakan dan melihat langsung begitu besarnya manfaat dan dampak bantuan yang diberikan Lazis PLN kepada mereka. “Para mualaf begitu semangat dan berusaha menjaga amanah bantuan yang mereka terima hingga akhirnya keberkahan mereka rasakan tidak hanya dari segi ekonomi, juga berdampak sisi kehidupan yang lainnya” ujarnya.

Hal yang lebih membanggakan, kelompok pemberdayaan masyarakat Klepu ini mempunyai mimpi besar untuk mendirikan SD Islam agar generasi penerus mereka punya dasar aqidah yang kuat. Mimpi besar ini sudah mulai dirintis dari infaq telur para anggota kelompok. Pelan Tapi Pasti, itulah yang saat ini dijalankan warga Klepu.

Di sisi lain, perkembangan ekonomi masyarakat Klepu juga diimbangi pula dengan program pembinaaan keagamaan masyarakat dan anak-anak Klepu. Program Taman Pendidikan Alquran dan pembinaan aqidah, ibadah serta akhlaq.

Kini warga Klepu merasakan manfaat  program pendidikan, ekonomi dan keagamaan. Pusat pembinaan dan pelatihan ini ada di Gedung Mualaf yang dibangun oleh MCI Pusat. Banyak warga Klepu yang menjadi mualaf. Ada diantara dari mualaf berasal dari putra pemuka agama non-Muslim di Klepu.

Ketua MCI Jatim, Agung HS mengatakan saat ini investor buah-buahan mulai masuk dan menawarkan ke desa ini dengan membawa bibit buah dan siap menampung hasil tanaman mereka. Dalam waktu dekat ini kelompok pemberdayaan Klepu binaan MCI Jatim akan mendirikan rumah pupuk yang berbahan dasar kotoran ayam peliharaan mereka, sehingga kotoran ayam bisa juga bermanfaat untuk pemberdayaan pertanian.

“Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada Lazis PLN, semoga ini membawa berkah pada perusahaan dan pegawai PLN dan kami tetap berharap lazis PLN tetap bersedia kerjasama yang berkelanjutan untuk semakin mengokohkan program pemberdayaan masyarakat Klepu dan tempat yang lain,” ungkapnya. (njs/dbs)


Back to Top