HIJUP Ramadhan Festival 2017

Hijup Talk: Begini Cara Tumbuhkan Keislaman di Keluarga Kita

gomuslim.co.id- Hari kedua gelaran HIJUP Ramadhan Festival berlangsung cukup meriah. Serangkaian acara turut meramaikan acara yang dihelat di The Hall, Senayan City, Jakarta ini, Sabtu (10/06/2017). Salah satu yang menarik perhatian adalah Hijup Talk bertajuk “Menumbuhkan Keislaman di Keluarga Kita”.

Talkshow keislaman ini menghadirkan sejumlah narasumber seperti Najelaa Shihab, Umi Pipik dan Dr M Nurul Irfan. Sebagai Penggagas Gerakan Pesta Pendidikan, Najeela Shihab menuturkan tentang pentingnya memberikan pendidikan Islam terhadap anak-anak sejak dini.

“Sebagai orang tua, penting sekali menanamkan rasa cinta terhadap Islam kepada anak-anak. Dalam hal ibadah misalnya, selayaknya kita tidak sekedar mengajak dan menyuruh, tetapi bagaimana membuat anak itu betul-betul mendapat kenikmatan dalam ibadah. Tidak hanya sebatas menjalankan kewajiban, tapi jadi kebutuhan,” katanya.

Hal pertama, kata dia, yang harus dilakukan adalah mengenalkan Allah SWT kepada anak-anak. Caranya bisa lewat dengan penjelasan tetang sifat-sifat-Nya. “Intinya kita harus bisa mengajak mereka untuk berpikir. Selain mengajarkan cara beribadah, orangtua juga bisa menjelaskan ibadah tidak hanya bernilai untuk sendiri tapi juga punya fungsi sosial,” paparnya.

Ia menjelaskan komunikasi aktif serta metode yang kreatif juga menjadi hal penting dalam pendidikan terhadap anak. “Kita bisa menceritakan tentang kisah hebat para Nabi dan Rasul. Buat cerita itu relevan dengan kehidupan sekarang ini, supaya mereka semakin semangat untuk belajar agama sampai dewasa,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Umi Pipik mengingatkan bahwa orangtua terutama ibu adalah icon utama dalam keluarga. “Ibu adalah sekolah pertama bagi anak. Maka dari itu, sangat penting untuk menanamkan kebiasaan baik sejak dini kepada anak. Alhamdulillah, saya kalau di rumah selalu membiasakan mengajak anak-anak shalat berjamaah dan mengaji Alquran,” ungkapnya.

“Kalau sudah masuk waktu Maghrib, saya minta anak-anak untuk menghentikan semua aktivitas. Kebetulan anak sulung saya laki-laki dan sudah baligh, saya minta dia menjadi imam shalat. Ini pembelajaran supaya mampu menjadi pemimpin, minimal untuk dirinya sendiri,” sambungnya.

Namun, hal yang tidak kalah penting adalah selalu menghadirkan cinta dalam rumah sehingga anak-anak merasa nyaman berada di dalamnya. Caranya bisa dengan memposisikan diri sebagai sahabat anak-anak. Menjadi orang yang selalu ada bagi mereka. Karena sejatinya, orantua adalah pendidik utama.

“Anak itu amanah Allah SWT yang wajib dijaga dan dipenuhi semua hak-haknya. Anak itu bisa jadi harta atau aset yang dapat menjadi jembatan masuk syurga karena doanya, bisa juga jadi ujian bagi orangtua,” imbuhnya.

Sementara itu, pembicara lainnya, Dr M Nurul Irfan mengatakan teladan menjadi senjata ampuh dalam mendidik anak. Menurutnya, wajar jika anak protes saat orangtuanya menyuruh banyak hal tapi tidak dicontohkan dengan teladan.

“Apalagi dalam urusan shalat. Islam secara tegas menyebutkan bahwa shalat adalah hal utama. Ketika berhasil mendidik anak untuk selalu menjaga shalatnya, maka Insya Allah amalan lainya pun akan mengikuti. Karena baik buruk perbuatan seseorang bisa dilihat dari bagaimana dia menjaga shalatnya,” katanya. (njs)

 


Back to Top