Gandeng Berbagai Perusahaan, Dompet Dhuafa Kembali Bagikan Ribuan Parcel Lebaran untuk Dhuafa

gomuslim.co.id- Dompet Dhuafa bekerjasama dengan Danamon Syariah kembali menyelenggarakan program Parsel Lebaran di Ramadhan 1438 H. Program yang telah berjalan tiga kali berturut-turut ini bertujuan menumbuhkan kebahagian untuk mustahik dan dhuafa di hari raya seperti penjaga makam, marbot dan lainnya.

Selain itu, program yang mentargetkan 7000 parsel dan akan disebar ke seluruh Indonesia ini juga menyasar pada tukang sapu, social worker, guru ngaji, penjaga palang kereta, guru perbatasan, guru SLB, murid berkebutuhan khusus, anak yatim serta difabel.

Dompet Dhuafa berkomitmen dengan seminar #Zakat360 akan membawa perubahan bagi kehidupan mereka, dengan adanya parsel diharapkan mampu mengukir senyum bahagia mereka di hari raya Idul Fitri. Apalagi melihat dari profesi mereka yang sudah berdedikasi tinggi baik pada lingkungan maupun negara, tidak banyak masyarakat yang ingin terjun berprofesi seperti mereka dan masih ada anggapan remeh terhadap pekerjaan yang mereka geluti.

Ketua Ramadhan 1438 H Dompet Dhuafa, Sulis Tiqomah menuturkan, Dompet Dhuafa memilih para penerima manfaat khusus tersegmen. Profesi tersebut, kata dia, kurang mendapat perhatian yang sebenarnya justru membutuhkan sekali bantuan.

“Dompet Dhuafa bersama Danamon Syariah berkomitmen penuh untuk memberikan penghargaan dan perhatian dalam bentuk parsel yang dibagikan kepuluhan profesi yang sudah bededikasi tinggi serta loyal kepada masyarakat”, ujarnya, Selasa, (13/06/2017).

Sementara itu, Manager Pendidikan Dompet Dhuafa Filantropi sekaligus Tim Program Ramadhan, Rina Fatimah menuturkan tujuan  dari acara ini supaya publik tahu bahwa Dompet Dhuafa totalitas memberikan bantuan kepada mustahik dan ini bagian dari #zakat360. “Acara ini juga mengajak publik untuk mau terlibat dalam membantu kaum marjinal,” ucapnya.

Rina menambahkan setidaknya ada 3 jenis parcel yang dibagikan, pertama parcel pendidikan berisikan tas, pensil, buku dan alat tulis. Sementara ke dua jenis parcel sembako yang ditujukan untuk para lansia penerima manfaat. Terakhir ialah parcel perlengkapan ibadah khusus untuk guru ngaji dan guru perbatasan.

“Ramadan kali ini Dompet Dhuafa memberikan 7500 parcel yang di sebar di 16 provinsi 46 kabupaten dan akan bertambah seiring peningkatan zakat,” katanya.

Beragam cerita pun diungkapkan sejumlah penerima, khususnya para difabel netra yang hari ini mendapatkan parsel tersebut. "Alhamdulillah bisa menerima buat menambah kebutuhan sehari-hari," kata Hamdan, salah seorang penerima Parsel Lebaran.

Pria berusia hampir setengah abad ini sehari-harinya memiliki profesi sebagai pemijat, yang setiap hari berkeliling untuk mencari rezeki. Tidak cuma saat Ramadhan saja, warga Ciputat ini mengaku rutin mendapat pembinaan dari Dompet Dhuafa. Dalam sehari, dia bisa mendapat tiga pelanggan, dengan tarif 80 ribu rupiah sekali pijat.

Selama Ramadhan, pelanggan Hamdan relatif berkurang, sehingga ia bersyukur bisa menerima Parsel Lebaran. "Bersyukur, buat anak-anak biar bisa Lebaran," ujar Hamdan.

Senada, difabel netra penerima parsel lainnya, Mathalim menuturkan memang sudah cukup lama mendapatkan pembinaan dari Dompet Dhuafa. Ia mengatakan, bekal pembinaan itu jadi bekalnya berjualan krupuk udang sehari-hari.

Dalam sehari, Mathalim mampu menjual krupuk hingga 40 bungkus, dan setidaknya menghasilkan sekitar Rp 100 ribu. Namun, pendapatannya yang berkurang pada bulan puasa, membuat Parsel Lebaran jadi sangat berarti. "Ya alhamdulillah, terima kasih, untuk nambah-nambah modal jualan sehari-hari," kata Mathalim. (njs/dd/dbs)


Back to Top