Bentuk Komunitas Literasi Keuangan, FWD Life Luncurkan Program #FWDBebasBerbagi

gomuslim.co.id- FWD Life Indonesia kembali meluncurkan program tanggung jawab sosial masyarakat bernama #FWDBebasBerbagi untuk membangun komunitas melek keuangan di Indonesia. Program yang berjalan untuk tahun kedua ini akan difokuskan pada pengembangan pendidikan untuk salah satu sekolah binaan Dompet Dhuafa, SMART Ekselensia Indonesia yakni sekolah untuk para anak-anak dhuafa berbakat dari seluruh daerah di Indonesia.

Chief of Product Proposition & Sharia FWD Life Ade Bungsu menjelaskan program #FWDBebasBerbagi ini diharapkan dapat membantu pengembangan pendidikan dan berkontribusi dalam membangun komunitas anak muda yang memiliki tingkat literasi keuangan yang baik di Indonesia.

“Mereka ini generasi penerus bangsa yang diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang mumpuni di masa depan. Lewat program ini, kami bertekad untuk memperkuat serta mengasah kemampuan pengelolaan keuangan mereka sehingga pada akhirnya mereka dapat ikut membangun generasi muda mandiri yang memberikan kontribusi pada perekonomian bangsa,” kata Ade Bungsu di Jakarta (13/06/2017).

Bertepatan pada momen bulan suci Ramadhan, FWD Life juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam membantu meningkatkan perkembangan pendidikan masyarakat Indonesia dengan cara yang sederhana dan mudah.

“Cukup dengan mengunjungi ke halaman Facebook FWD Life Indonesia atau Twitter @FWDLife_ID. Lalu share post yang menggunakan hastag #FWDBebasBerbagi. Untuk setiap 1 share FWD Life akan menyumbangkan donasi sebesar Rp 5.000,- kepada Dompet Dhuafa untuk sekolah SMART Ekselensia Indonesia. Masyarakat bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini lebih dari 1 kali dan diharapkan donasi ini bisa mencapai target maksimum sebesar Rp. 50.000.000,- yang didapatkan dari 10.000 share,” jelas Ade.

Selain memberikan literasi keuangan, FWD Life juga akan membangun ruang audio visual “Pusat Sumber Belajar” yang tidak hanya diperuntukkan bagi siswa SMART Ekselensia Indonesia, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum.

Ruangan ini di desain untuk menyebarkan semua sumber modul pendidikan, baik cetak maupun audio visual,  termasuk menginisiasi program pendampingan perpustakaan sekolah dan komunitas, memproduksi dan mengembangkan berbagai media pembelajaran bagi guru, serta mengadakan berbagai pelatihan kepustakaan dan literasi.

Ade menambahkan kegiatan tersebut sejalan dengan upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam melakukan inklusi keuangan sebesar 75% di 2019. Apalagi berdasarkan survei tiga tahunan yang dilakukan OJK, periode 2013 baru 28% mahasiswa dan pelajar Indonesia yang memiliki pemahaman mengenai literasi keuangan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa Bambang Suherman menjelaskan, kerjasama yang didukung dengan kampanye digital ini dapat menjangkau masyarakat secara luas untuk semakin menyebarkan pesan kepedulian pada sesama.

“Hal ini akan menstimulus masyarakat untuk turut berpartisipasi dan bersama-sama mengembangkan pemberdayaan umat khususnya di bidang pendidikan. Program ini diharapkan dapat memperkuat sistem pendidikan di Indonesia sehingga semakin banyak generasi bangsa yang berkualitas dan berguna bagi tanah air,” ungkapnya. (njs)

 

 


Back to Top