Beri Pembekalan Pada Petugas Haji, Ini Pesan Menag dan Ketua Komisi VIII DPR

gomuslim.co.id- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan Kementerian Agama (Kemenag) akan mengoptimalkan layanan petugas kloter. Hal itu dilakukan agar layanan terhadap jemaah haji Indonesia tetap berjalan baik.

“Kita akan lebih memanfaatkan petugas kloter yang juga mengalami lonjakan. Jumlah kloter bertambah dari 384 kloter pada tahun lalu menjadi 506 atau 507 kloter tahun ini. Petugas kloter itu nanti akan kita berdayakan agar juga mampu mengakses jemaah selain dari kloter masing-masing," ujarnya usai membuka Pembekalan Petugas Haji di Arab Saudi 1438 H/2017 M di Jakarta, Selasa (13/06/2017).

Menurut Menag, bertambahnya jumlah jemaah menjadi tantangan tersendiri. Menag berharap hal itu akan semakin memotivasi para petugas untuk dapat berkerja dan melakukan tugas pengadian dengan baik dalam melayani tamu-tamu Allah.

"Amanah menjadi petugas tidak hanya datang dari negara sebagai tugas nasional, tapi juga dari Allah. Ini kemuliaan. Maka pasanglah rasa cinta. Dengan cinta segalanya akan ringan kita lakukan,” pesan Menag kepada para petugas haji.

Pembekalan petugas haji sendiri akan berlangsung hingga 22 Juni 2017. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 748 peserta. selain dari Kemenag, juga dari Kemenkes, TNI/Polri, BPS, Kemenlu, dan instansi terkait lainnya.

Menag berharap 10 hari proses pembekalan ini akan semakin memperdalam wawasan perhajian para petugas haji. Dengan begitu, para petugas diharapkan memahami medan kerja dan menguasai bidang tugasnya masing-masing.

Harapan senada disampaikan Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher. Dia berharap penambahan jumlah petugas yang tidak sebanding lonjakan jemaah ini tidak mengurangi semangat mereka dalam menjalankan tugas pokoknya untuk melayani jemaah.

Ali Taher berpesan tentang enam hal yang harus dilakukan oleh para petugas haji. "Kerjakan enam hal. Pertama, ihsan dalam pelayanan. Baik-baiklah dalam pelayanan. Tujuan utama pelayanan haji dalam rangka ibadah kepada Allah. Kerja adalah mengerahkan seluruh sumber daya untuk mencapai tujuan yaitu memberikan layanan terbaik kepada jemaah agar mabrur," ujar Ali Taher.

Pesan kedua, petugas haji harus ikhlas atau rela hati. Ketiga, sabar dalam menghadapi jemaah. Ali Taher mengajak petugas untuk menganggap dan memperlakukan jemaah layaknya orang tua sendiri.

"Fisik boleh lelah, hati tidak boleh lelah. Saya harap petugas tidak lelah melayani jemaah yang berasal dari seluruh pelosok negeri," tuturnya.

Tiga pesan berikutnya adalah berbaik sangka, istiqamah, dan tawakkal. Beberapa tahun mengawasi penyelenggaraan haji, Ali Taher mengakui komitmen dan dedikasi petugas haji Indonesia. Menurutnya, mereka luar biasa dalam menjalankan tugasnya, tidak seperti yang digambarkan sebagian orang.

"Saya saksi sejarah. Biar orang ngomong apa, kalian adalah orang terbaik yang dipilih melayani tamu Allah," tandasnya.

Sebelumnya, Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nur Syam melaporkan bahwa pembekalan diikuti sekitar 748 calon petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Proses pembekalan akan berlangsung sampai 22 Juni 2017.

Sekadar informasi, jumlah jemaah haji Indonesia tahun ini meningkat tajam, dari 168.800 pada empat tahun terakhir, menjadi 221.000 pada tahun ini. Namun demikian, penambahan jumlah petugas haji tidak sebanding dengan lonjakan jumlah jemaah, dari 3250 menjadi 3500 orang. (njs/kemenag/dbs)


Back to Top