Lazismu Distribusikan Bantuan Warga Terdampak Banjir Tolitoli

gomuslim.co.id- Pasca banjir bandang Tolitoli, Lazismu telah melaksankan kegiatan sejak 4 Juni 2017. Posko koordinasi dan layanan telah berdiri di Gedung Dakwah Muhammadiyah Jalan Hasanudin. Sedangkan pos pelayanan terletak di jalan Elang, Kelurahan Tuweley dengan konsentrasi layanan Dapur Umum. 

Posko ini juga menerima pengungsi di gedung dakwah Muhammadiyah untuk tinggal sementara warga. Mereka ditempatkan di lantai 2 dan lantai 3 dengan jumlah 250 orang.

MDMC dari lokasi melaporkan bahwa distribusi bantuan telah disalurkan ke 10 titik. Di antaranya Kampung Elang Bawah, Kelurahan Tuele sebanyak 43 KK (183), Warga Jalan Anoa sebanyak 300 jiwa, warga Jalan Veteran sebanyak 200 jiwa. Bantuan yang diberikan berupa makanan dan air bersih.

Sementara itu, di Kelurahan Panasakan juga telah disalurkan bantuan makanan berbuka dan sahur serta air bersih di Tadulako 1 sampai 4 sekitar 250 jiwa. Lokasi lain adalah Jalan Melati sebanyak 200 jiwa, Jalan Bombolayan dan Jalan Dai Malambang sebanyak 200 jiwa.

Bantuan yang sama juga disalurkan di Kelurahan Baru untuk warga Jalan RRI Kabinoang, sebanyak 200 jiwa, Jalan Trans Sulawesi Kelurahan Tambun sebanyak 200 jiwa, dan di Desa Buntuna bantuan disalurkan untuk 300 jiwa.

MDMC juga mengabarkan bahwa distribusi air bersih telah di salurkan di Jalan Nagamu untuk 30 kepala keluarga. Proses distribusi tersebut disalurkan berjadwal dengan dua kategori yaitu, distribusi makanan dari tanggal 4 Juni sampai 12 Juni dan distribusi air bersih dari tanggal 4 sampai 11 Juni 2017.

Jumlah relawan yang terlibat sebanyak 50 relawan. Berdasarkan data tim asistensi MDMC, diketahui bahwa amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan alami dampak yang besar. Ketua Posko MDMC di lokasi, Arif Rahman, mengatakan, pada 12 Juni 2017 tim asistensi mendata kerusakan AUM tersebut.

Rata-rata Taman Kanak-Kanak yang dikelola Aisyiyah terendam sepinggang orang dewasa. “Alat permainan edukatif rusak, sampai saat ini masih proses pembersihan lumpur yag ada di ruang kelas dan halaman sekolah sekaligus pembersihan perlengkapan sekolah,” kata Arif.  (fau/lazismu)


Back to Top