Gandeng Startup Kudo, Kominfo Luncurkan Aplikasi 'Ayo Mudik'

gomuslim.co.id- Jelang arus mudik 2017, pada sepekan kedepan informasi segala hal yang berkaitan dengan mudik akanmenjadi incaran. Hal itu yang menginisiasi Kementerian Komunikasi, Informatika (Kominfo), pemerintah menyediakan informasi mudik lewat sebuah aplikasi.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi, Informatika (Kominfo), Kementerian Perhubungan, berserta pihak terkait meluncurkan aplikasi yang dinamakan "Ayo Mudik".

Aplikasi ini menyediakan informasi mengenai jalur mudik, fasilitas yang ada di sepanjang jalur mudik hingga informasi titik kemacetan yang berpotensi memperpanjang durasi perjalanan mudik. Sebab selama ini, akses informasi mutakhir dan lengkap untuk mudik masih sulit untuk diperoleh karena tidak terintegrasi dengan baik. 

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, menuturkan pemerintah ingin menyediakan aplikasi terpadu yang bisa dimanfaatkan oleh pemudik. Pengembangan dari aplikasi tersebut dikembangkan secara cepat agar bisa digunakan oleh masyarakat.

Selain itu daya dukung para programer handal siap dikerahkan untuk pengembangan, memelihara, dan melakukan antisipasi kinerja layanan aplikasi ini. Kemudaian konten dan informasi di dalam Aplikasi “Ayo Mudik” ini didukung oleh berbagai kementerian dan lembaga terkait untuk dapat menyajikan konten dan informasi yang terpadu, yaitu Kementerian Perhubungan, Kementerian Kominfo, Kementerian Kesehatan, Kementerian ESDM, BMKG, Pertamina, Jasa Marga, Kepolisian RI, perusahaan telekomunikasi, perusahaan penyedia jasa dan produk internet dan masih banyak lainnya.

Dalam pengembangannya, pemerintah memanfaatkan talenta lokal, yakni startup bernama Kudo.dan durasi selama pembuatan aplikasi memakan waktu sekitar satu bulan.

"Kudo sebagai perusahan startup yang memiliki daya dukung tersebut dan telah berupaya semaksimal mungkin mengembangkan aplikasinya dengan maksud memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia," tukas Menkominfo.

Ayo Mudik menyajikan berbagai informasi seperti tempat atau lokasi yang dibutuhkan oleh pemudik selama melakukan perjalanannya. Aplikasi ini berbasis peta yang dapat menyajikan informasi mengenai lokasi posko mudik insidentil dari berbagai mitra yang ada.

Uniknya lagi, pemudik juga akan mendapatkan kemudahan dalam memperoleh berbagai informasi seperti lokasi posko mudik terdekat, pos polisi, posko kesehatan, SPBU, bengkel, masjid, ATM, info bencana serta info lalu lintas terkini.

Kudo sendiri merupakan startup lokal yang baru-baru ini diakusisi oleh Grab beberapa waktu lalu. Kerjasama keduanya yang semakin solid bahkan markas Kudo yang berada di Kebayoran Lama, kini berubah menjadi pusat riset Grab di Indonesia.

CEO dan Co-Founder Kudo, Albert Lucius mengatakan tim pengembang aplikasi merupakan talenta pengembang berbakat dari Indonesia dan telah mampu menciptakan aplikasi ini dalam kurun satu bulan dalam menciptakan aplikasi.

“Besar harapan kami agar aplikasi ini dapat membantu masyarakat Indonesia pada kesempatan mudik tahun ini," kata dia.

Albert menambahkan sejalan dengan misi kami untuk memajukan masyarakat Indonesia, aplikasi Ayo Mudik ini kami persembahkan untuk kepentingan masyarakat Indonesia. Dari Indonesia, Untuk Indonesia.

Aplikasi Ayo Mudik ini hanya bisa digunakan melalui smartphone yang berbasis di Android. Saat ini, aplikasi tersebut sudah tersedia di Play Store yang bisa diunduh secara cuma-cuma bagi para pemudik yang ingin lancar perjalanan pulang ke kampung halaman. (nat/kominfo/dbs)


Back to Top