Syiar Dakwah di Bulan Ramadhan, Lazismu Bina Penghuni Lapas Banjarsari Gresik

gomuslim.co.id- Ramadhan itu tepat di hari yang ke 17 suasana lapas Banjarsari, Cerme, Gresik, Jawa Timur mendadak hangat. Kedatangan PDM dan Pemuda Muhammadiyah Gresik ke rutan tersebut bersama Lazismu disambut kepala rutan dan jajarannya (12/06/2017).

Kegiatan ramadhan di Lapas ini merupakan kolaborasi unsur pimpinan di Muhammadiyah dalam rangka syiar Ramadhan dan Buka Bersama. Tak ada lagi sekat antara jeruji penjara, semua berkumpul menjadi satu dengan para penghuni lapas.

Sekitar 460 penghuni lapas yang juga santri dalam pondok pesantren At-Taubah melalui lembaga dakwah di rutan Cerme. Tujuannya membina mereka yang tersandung masalah hukum agar sabar menuju jalan kebaikan.

Dibalut dengan acara siraman rohani para santri itu begitu antusias mendengarkan tausiyah, yang disampaikan oleh Ustadz Toha Mahsun, yang juga sebagai Ketua Badan Penanggulangan dan Pencegahan Narkoba (BP2N) PDM Kabupaten Gresik.

Salah satu staf bidang pendayagunaan Lazismu Gresik, Taufik menegaskan, kegiatan ini satu dari kegiatan Lazismu yang rutin dilakukan setiap Ramadhan. “Maksudnya turut peduli dan membantu pembina rutan mempersiapkan mental para narapidana, sehingga jika kembali ke masyarakat sudah siap dengan kenyataan dan risiko,” katanya.

Wahid mewakili pejabat rutan mengungkapkan kehadiran Lazismu dan seluruh pimpinan Muhammadiyah Gresik layak diapresiasi. Kegiatan dakwah sosialnya di rutan kelas II B ini, sebagai bekal motivasi para santri di momentum ramadhan ini.

“Kedatangan Lazismu seakan menjadikan hari itu seperti hari raya bagi para Santri Napi, yang biasanya tidak pernah makan ayam, ini jadi bisa makan ayam,” paparnya. Sebagian besar santri merasa senang dan bahagia. Biarlah mereka bergembira kali ini,” sambung Wahid.

Bendahara Lazismu Gresik menambahkan, kegiatan Lazismu kali ini tidak mungkin bisa terlaksana jika tanpa sumbangsih dari seluruh donatur. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercyaannya. “Semoga Allah melipatgandakan rezekinya,” tuturnya menutup pemmbicaraan. (fau/lazismu)

 


Back to Top