Sambut Arus Mudik Lebaran 2017, PT KAI Sumut Siapkan 16.396 Seat dan 14 Perjalanan Kereta Reguler per Hari

gomuslim.co.id- Dalam rangka menyambut arus mudik Lebaran 2017, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatera Utara menyiapkan 16.396 bangku penumpang selama masa Lebaran, terhitung mulai 15 Juni 2017 (H-10 lebaran) hingga 11 Juli 2017 (H+15 lebaran).

Manager Humas KAI Divre I Ilud Siregar mengatakan selama masa Lebaran, perseroan menyiapkan 14 perjalanan kereta api reguler.

“Jumlah itu terdiri dari kereta jarak jauh dan jarak sedang (KA Sri Bilah Utama dan KA Putri Deli). Untuk jarak jauh dan sedang disiapkan 7.120 tempat duduk (seat) per harinya,” kata Ilud.

Kemudian pihaknya juga menyiapkan 26 perjalanan kereta api komuter lokal (KA Siantar Ekspres dan KA Sri Lelawangsa) dengan jumlah seat yang disiapkan sebanyak 9.276 per harinya.

"Total bangku yang kami sediakan sebanyak 16.396 tiap hari atau 442.692 bangku selama periode Lebaran. Total terdiri dari 18.900 seat kelas eksekutif, 76.032 seat kelas bisnis, 97.308 seat kelas ekonomi serta 250.452 seat komuter lokal,” terangnya.

Kemudian sebagai langkah antisipasi masa mudik Lebaran, sebanyak 19 kereta api sudah selesai perbaikan sebelum masa angkutan mudik siap beroperasi. Lainnya adalah 27 lokomotif, 70 unit kereta yang sudah lulus standar serta 1 unit trainset kereta diesel (KRDI).

KAI Divre I juga menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) pada titik-titik rawan longsor dan banjir serta melakukan pemeriksaan ekstra seluruh jalur kereta api.

“Kami ingin penumpang merasa nyaman dan aman. Khusus untuk inspeksi jalur kereta api, biasanya kita lakukan dua kali sehari, selama musim mudik kita lakukan empat kali sehari," kata dia.

Kemudian, pihaknya menyiapkan sebanyak 291 orang petugas, yang terdiri dari petugas pemeriksa jalur (PPJ) sebanyak 126 orang, petugas jaga lintas (PJL) sebanyak 137 orang, serta penjaga ekstra daerah rawan sejumlah 28 orang yang siaga.

Jumlah itu belum awak sarana kereta api, seperti masinis, kondektur, petugas teknis serta sekuriti dan polisi khusus kereta api.

Sementara itu, pihaknya juga telah mempersiapkan pengamanan khusus di kereta. Ada dua sampai empat petugas di setiap rangkaian. “Penambahan petugas jaga pelintasan, lanjutnya, dilakukan mulai 15 Juni 2017 (H-10 lebaran) hingga 11 Juli 2017 (H+15 lebaran),” pungkasnya. (nat/dbs)

 


Back to Top