Ini Tiga Program Baru MUI untuk Dorong Pemberdayaan Ekonomi Umat

gomuslim.co.id- Majelis Ulama Indonesia (MUI) meluncurkan "Program Arus Baru Ekonomi Indonesia” guna meningkatkan perekonomian umat. Dengan menggandeng dua perusahaan besar, yaitu Medco Group dan BUMN PT. Bahana Artha Ventura (BAV) langkah ini menjadi tindak lanjut dari Kongres Ekonomi Umat yang telah dibuka Presiden Joko Widodo pada 22-24 April lalu di Jakarta.

Pada peluncuran program turut hadir founder Medco Group, Arifin Panigoro, Ketua MUI Ma'ruf Amin, dan Kepala Staf Presiden Teten Masduki. Program ini merupakan program pemberdayaan ekonomi umat yang melibatkan banyak pihak, termasuk pondok-pondok pesantren dan berbagai Ormas Islam yang peluncuran programnya diselenggarakan di Griya Jenggala, Jakarta, Rabu (21/06/2017).

Arifin Panigoro mengatakan sejak awal Medco Group berkomitmen untuk terlibat dalam gerakan pemberdayaan ekonomi umat. “Karena tujuannya jelas, agar masyarakat punya budaya entrepreneurship, meningkatkan penghasilan, dan pada akhirnya mensejahterakan umat,” terangnya.

Di kesempatan yang sama Ketua MUI, Ma'ruf Amin mengatakan pihaknya juga akan terus mendorong dan mengawal pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi umat ini hingga seluruh Indonesia.

“Dari tingkat pusat hingga MUI di daerah-daerah akan terlibat dalam gerakan ini sehingga perekonomian umat bisa terangkat,” kata Kiai Ma'ruf. 

Sementara itu, peluncuran program ini merupakan upaya untuk mempercepat pelaksanaan pemberdayaan ekonomi umat di Indonesia. Sebagai tahap awal, sejumlah pondok pesantren, ormas Islam, koperasi, dan UMKM dari empat provinsi di Indonesia dilibatkan dalam program ini.

Pilot project yang akan diluncurkan dalam “Program Arus Baru Ekonomi Indonesia” ini di antaranya adalah “Program Domba Nasional (Prodombas)” yang melibatkan sembilan mitra usaha dan satu perusahaan inti di Provinsi Jawa Barat dan Banten.

Kemudian program yang kedua  “Program Konco Jagung” di Bojonegoro, Jawa Timur. Dan yang ketiga adalah “Program Pengasuhan Bisnis” yang melibatkan perusahaan, pondok pesantren, dan Perusahaan Modal Ventura Daerah. 

Diharapkan dengan adanya tiga pilot project tersebut, program ekonomi umat di Indonesia akan cepat bergulir sehingga bisa membantu pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan umat. (nat/dbs)


Back to Top