BPPMI-BTN Tandatangani Nota Kesepahaman Penyediaan Rumah Subsidi Syariah

gomuslim.co.id- Bank Tabungan Negara (BTN) saat ini telah memberikan program Kredit Perumahan Rakyat (KPR) subsidi dengan skema syariah (iB) untuk masyarakat. Program ini memberikan alternatif bagi umat untuk dapat memperoleh pembiayaan perumahan yang murah dan berbasis syariah.

Baru-baru ini, Bank BTN dengan Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) menandatangani Nota Kesepahaman tentang Penyediaan Pembiayaan Perumahan Subsidi bagi Imam, Mu’adzin, dan Karyawan Masjid Istiqlal di Aula Mezanine Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Rabu (21/06/2017).

Penandatangan tersebut sebagai tanda pemberian kredit pemilikan rumah (KPR) Subsidi Syariah bagi para imam, mu’adzin, dan karyawan Masjid Istiqlal. Perjanjian kerjasama disaksikan langsung Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Program ini dilaksanakan melalui Unit Usaha Syariah (USS) dan menjadi program piloting KPR Subsidi Syariah bagi para imam, mu’adzin, dan karyawan Masjid Istiqlal dengan uang muka 0% dan cicilan murah senilai Rp780.694 per bulan.

Program tersebut diharapkan dapat membantu umat untuk mendapatkan rumah layak huni. Kedepannya, program piloting ini akan menjadi proyek percontohan dan apabila berhasil akan diterapkan di seluruh Indonesia dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Peduli Umat.

Menteri Keuangan (Menkeu) menyampaikan bahwa pelaksanaan program KPR Subsidi Syariah harus tetap dijalankan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku dan berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik (governance). Disamping itu, Menkeu juga memberikan apresiasi bagi BPPMI yang telah berperan dalam mendukung Program Sejuta Rumah melalui bantuan uang muka kepada penerima pembiayaan KPR Subsidi Syariah. Program Sejuta Rumah bukan hanya milik Pemerintah, tetapi milik dan untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Bagi para imam, mu’adzin, dan karyawan Masjid Istiqlal, Bank BTN bersama dengan developer menghadirkan perumahan khusus. Perumahan tersebut yakni Perumahan Panorama Kemang yang terletak di Parung, Bogor. Perumahan yang dibangun oleh PT Multi Griya Propertindo itu, didirikan di atas lahan seluas + 135 hektar (ha). Dalam proyek ini, secara total akan dibangun 1.400 unit rumah yang dijual seharga Rp141 juta per unit. Hingga kini, tercatat telah dibangun 362 unit rumah dan 330 di antaranya telah terjual.

Nantinya, para imam, mu’adzin, dan karyawan Masjid Istiqlal juga akan diberikan total bantuan sekitar 17,5% dari total harga jual rumah atau setara Rp 24,5 juta per orang. Bantuan tersebut terdiri dari bantuan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bantuan uang muka pemerintah, dan bantuan lainnya. Adapun dari BUMN, diberikan bantuan senilai Rp17,5 juta per orang. Total bantuan ini nantinya akan digunakan untuk subsidi uang muka dan biaya proses KPR BTN Subsidi iB.

Dengan adanya bantuan tersebut, Bank BTN akan memberikan KPR BTN Subsidi iB sekitar Rp116,75 juta per orang. Untuk tahap pertama, Bank BTN akan merealisasikan KPR bagi 20 orang yang terdiri atas 10 orang Imam dan 10 Mu’adzin. Kemudian, untuk tahap kedua, UUS Bank BTN akan merealisasikan pemberian KPR BTN Subsidi iB untuk sekitar 80 karyawan Masjid Istiqlal. “Sehingga akan ada 100 orang yang akan dibantu Bank BTN melalui KPR BTN Subsidi iB,” ujar Maryono. (njs/dbs)


Back to Top