Lagi, Kemenag Siapkan Beasiswa Luar Negeri untuk Siswa Madrasah Aliyah

gomuslim.co.id- Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat  Kurikulum, Sarana dan Prasarana, Kelembagaan, Kesiswaan (KSKK) Madrasah akan kembali memberikan beasiswa Madrasah Aliyah berprestasi ke luar negeri untuk Tahun Ajaran 2017/2018. Beasiswa akan diberikan kepada lulusan Madrasah Aliyah, baik negeri maupun swasta terakreditasi yang lulus tahun 2014 sampai dengan 2017.

Direktur KSKK M Nur Kholis Setiawan mengatakan program Beasiswa Madrasah Aliyah berprestasi dilaksanakan dalam bentuk pemberian living cost bagi peserta yang lulus seleksi untuk mengikuti program pendidikan Sarjana di luar negeri. “Iya ini untuk program Sarjana,” ujarnya di Jakarta, Selasa (20/06/2017).

Menurutnya, sosialisasi dan publikasi program beasiswa ini sudah dimulai sejak 25 Mei sampai 15 Juni 2017 nanti. Adapun pendaftaran dilakukan secara online dan dibuka dari 16 sampai 25 Juni melalui situs web madrasah.kemenag.go.id.  

Seleksi calon peserta penerima beasiswa dilaksanakan dalam dua tahapan, yaitu: seleksi administrasi  serta seleksi tulis dan ujian lisan. “Hasil seleksi akan diumumkan pada 21 Juli 2017 mendatang,” ujarnya.

M. Nur Kholis menambahkan seleksi beasiswa diikuti  oleh siswa Madrasah Aliyah yang  memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, antara lain: mereka harus menulis surat persetujuan  bersedia kembali ke Indonesia dan sanggup mengabdi demi kepentingan lembaga pendidikan Indonesia setelah selesai masa pendidikan.

Ada banyak  negara yang bisa menjadi pilihan peserta seleksi  beasiswa Madrasah Aliyah ini, yaitu: Asia, Australia, Amerika, Eropa, dan Turki. “Untuk informasi lebih lengkap, dapat mengunjungi situs web pendis.kemenag.go.id,”  pungkasnya.

Sebelumnya, Kemenag melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) juga akan memberikan beasiswa kepada para guru madrasah untuk bisa mengenyam pendidikan S2 di Finlandia. Rencana pemberian beasiswa bagi para guru ini disampaikan Direktur GTK, Suyitno di Jakarta. "Beasiswa ini akan diberikan kepada 200 guru madrasah dari seluruh Indonesia," terangnya.

Menurutnya, sistem perkuliahan beasiswa ini akan dilaksanakan di dalam negeri, dan di Finlandia. "Para penerima beasiswa akan menjalani kuliah di dalam negeri selama tiga semester, atau selama penyelesaian teori. Sedang untuk pendalaman tesis dan wisuda akan diselenggarakan di Finlandia University," sambungnya.

Menurut Guru Besar UIN Palembang ini, meski selama tiga semester perkuliahan akan dilaksanakan di dalam negeri, namun mereka akan diajar oleh para dosen dari Finlandia University.

Program beasiswa ini sendiri akan dilaksanakan mulai tahun 2018, tapi pendaftaran dan rekrutmennya akan dilaksanakan pada tahun 2017 ini. "Sekarang sedang kita layangkan konsep kerjasamanya dengan Finlandia. Tapi anggarannya sudah tersedia untuk 200 guru," tuturnya.

Finlandia dipilih oleh Direktorat GTK karena saat ini Finlandia adalah salah satu negara terbaik dalam kualitas pendidikan. "Karena itu, beasiswa ini akan fokus diberikan pada jurusan pendidikan," pungkasnya. (njs/kemenag/dbs)


Back to Top