Tingkatkan Fasilitas Ibadah Haji 2017, Pendingin Udara dan Tenda di Mina Bakal Diganti Baru

gomuslim.co.id- Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) terus berupaya meningkatkan layanan bagi jemaah haji. Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada jemaah. Apalagi untuk haji tahun ini, ada penambahan kuota jemaah haji asal Indonesia.  

Satu lagi peningkatan layanan akan diberikan kepada jemaah haji Indonesia. Direktur Layanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis mengatakan bahwa pendingin udara di tenda Mina tahun ini diganti dengan AC baru.

Hal ini disampaikan Sri Ilham usai mendampingi Menag Lukman Hakim Saifuddin melakukan peninjauan ke Tenda Mina, Selasa (20/06/2017) lalu. “Iya bakal ada penggantian AC yang baru untuk tenda di Mina,” kata Sri Ilham.  

Hal senada juga disampaikan Staf Teknis Haji I Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah Ahmad Dumyathi Basori. Menurutnya, tenda-tenda di Mina dibangun hampir 20 tahun yang lalu. Karena dimakan usia, banyak keluhan dari jemaah kalau AC nya panas.

“Sekarang dengan permintaan dari kita, pihak Muassasah Asia Tenggara mengganti AC tenda Mina dengan yang baru. Menag dan delegasi sempat menyaksikan AC baru tersebut sudah terpasang di tenda-tenda Mina,” ujar Dumyathi.

Selain AC baru di Mina, jemaah haji Indonesia juga akan menempati tenda baru saat menjalani wukuf di Arafah. Saat ini, pemasangan tenda terus dilakukan oleh pihak perusahaan yang dikontrak oleh Muassasah Asia Tenggara.

Menurut Dumyathi, sekitar 60 persen tenda di Arafah sudah terpasang dan diperkirakan  selesai pada minggu pertama atau kedua bulan Juli. Tenda baru di Arafah ini jauh lebih baik karena terbuat  dari bahan PVC yang tahan air dan tahan api. Selain itu, bahan PVC juga dapat menginsulator panas sehingga hawa dingin yang ada di dalam tenda tidak mudah keluar.

Dumyathi menambahkan bahwa setiap tenda juga akan dilengkapi dengan pendingin udara (evaporatif air cooler). Untuk konstruksi akan menggunakan baja yang kuat sehingga tidak gampang bergeser dan lebih tahan angin.

Jemaah haji Indonesia gelombang pertama akan mulai berangkat ke Madinah pada 28 Juli 2017. Sedangkan jemaah haji gelombang kedua dijadwalkan mulai tiba di Makkah pada 6 Agustus 2017.

Puncak haji wukuf di Arafah diperkirakan jatuh pada 31 Agustus 2017. Dengan demikian, jemaah haji akan mulai berada di Mina sejak 1 September 2017. (njs/kemenag/foto:panoramio)


Back to Top