Kemenag Akan Revisi Format Beasiswa S2 Finlandia

gomuslim.co.id- Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Agama (Kemenag) melakukan serangkaian pembahasan guna mematangkan format program beasiswa pendidikan S2 di Finlandia. Pembahasan diawali dengan menggelar pertemuan bersama  Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) dan Direktur Pendidikan Agama Islam (PAIS), Kamis, (22/06/2017).

Direktur GTK Suyitno mengatakan bahwa pihaknya ingin memastikan program beasiswa berjalan efektif dan efisien. Untuk tahun ini, beasiswa rencananya akan diberikan kepada 200 guru madrasah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Suyitno. Rapat mematangkan rencana membentuk tim yang melibatkan 3 Direktorat untuk mempersiapkan formulasi penyelenggaraan program S2 bagi guru dan pengawas.

“Tim nantinya bertugas mereview proposal yang telah dikirim pihak Universitas Finlandia ke Direktorat GTK untuk diberikan catatan dan masukan agar sejalan dengan kebutuhan serta visi dan misi Kementrian Agama,” terang Suyitno.

Selain itu, tim juga perlu memastikan desain program beasiswa yang konsepnya adalah kolaborasi antara Perguruan Tinggi Dalam Negeri dan Luar Negeri (Universitas Finlandia,red).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Diktis Nizar menekankan pentingya pelibatan PTKIN dalam mempersiapkan dan melaksanakan program tersebut. Tujuannya untuk memastikan program berjalan lebih maksimal. “Perlu dibuat maping atas kondisi objektif kebutuhan kompetensi guru agar mendapatkan lembaga pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhannya,” ujar Nizar.

Sementara Direktur PAIS Imam Syafe’i menambahkan pentingnya penguatan LPTK sebagai wadah penguatan tenaga pendidik yang berkualitas. “Perlu langkah reformasi LPTK sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam program peningkatan mutu guru dan tenaga pendidikan di lingkungan Kementrian Agama,” tuturnya.

Ketiga pejabat eselon II DItjen Pendidikan Islam ini bersepakat untuk melakukan langkah-langkah strategis bagi peningkatan mutu guru dan pengawas melalui peningkatan jenjang studi S2 dalam dan luar negeri. Dalam waktu dekat, Direktorat GTK dan PAIS akan mengagendakan pertemuan dan mengundang beberapa PTKIN dan PTU sebagai mitra penyelenggara program beasiswa S2 tersebut.

Sebelumnya, Dirjen Pendidikan Islam Kamarudin mengatakan beasiswa akan diberikan kepada guru terbaik dan mempunyai komitmen kebangsaan yang tinggi.  "Program S2 Reguler di dalam negeri sementara kita hilangkan dulu, dialihkan ke beasiswa luar negeri, yaitu S2 Finlandia," ujar Kamaruddin.

Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini berharap program S2 guru ke Finlandia ini mampu mengangkat harkat dan martabat profesi dan keilmuan guru-guru madrasah.

Selain beasiswa, Kemenag juga akan melanjutkan Program Visiting Teacher Guru Madrasah ke Wilayah Perbatasan Negara. Secara khusus, Kamaruddin Amin mengapresiasi program ini dan berharap agar tahun ini konsepnya disiapkan lebih baik, dengan tujuan dan target yang lebih jelas, serta dituangkan dalam pedoman.

"Guru yang di kirim adalah guru-guru yang terseleksi dengan benar dan berwawasan kebangsaan serta moderat," tambahnya. (njs/kemenag/foto:rakyatkuedukasi)

 


Back to Top