Kemenag Resmi Berangkatkan 299 Petugas Jamaah Haji Indonesia

gomuslim.co.id- Kementerian Agama (Kemenag) menggelar acara pelepasan Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun 1438 Hijriah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (25/07/2017) pagi. Sebanyak 299 petugas jamaah tersebut akan diberangkatkan melalui Bandara Soekarno Hatta pada pukul 11.50 WIB dengan menggunakan Pesawat Garuda.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Nur Syam memberikan arahan kepada ratusan petugas haji tersebut. Setidaknya ada tiga pesan yang dititipkan oleh Sekjen Kemenag tersebut. Pertama, yaitu para jamaah diimbau untuk selalu menjaga kepribadian sebagai orang Indonesia.

"Di wilayah negara lain maka jadilah orang yang berkepribadian Indonesia. Lalu, menjaga sopan dan santun. Karena itu merupakan ciri khas dari jamah haji kita. Jangan karena berada di Tanah Suci saudara merasa lebih Arab dari orang Arab," kata Nur Syam saat sambutan dalam upacara pelepasan petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.  

Selanjutnya yang kedua, kata dia, seluruh panitia juga harus menjaga kebersamaan. Karena dari kebersamaan itu maka akan menghasilkan sebuah keterpaduan antar petugas, serta terjalin kerja sama yang bagus di antara petugas dalam melayani jamaah haji. "Dengan bendera merah putih yang ada di kepala dan dada, maka itulah satu kesatuan," ucapnya.

Dalam pesan terakhirnya, Nur Syam berharap agar petugas haji juga dapat menjaga kualitas pelayanan haji. Karena berdasarkan hasil survei, tingkat pelayanan haji saat ini hampir mendekati angka sempurna. Karena itu, para petugas yang berangkat harus dapat menjaga mutu pelayanan jamaah haji.

"Pelayanan haji kita sangat memuaskan. Itu yang diharapkan pemerintah Indonesia. Maka sekali lagi saudara dapat menjaga mutu kualitas Indonesia. Jadi harus saling memperkuat antara satu dan lain," kata Nur Syam.

Dari 299 petugas, 192 berasal dari Kemenag dan 107 dari Kementerian Kesehatan. Mereka akan menaiki penerbangan komersil GA 980 pada pukul 11.50 WIB dan diperkirakan tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz (KAIA) pada pukul 17.30 waktu Saudi. "Petugas daerah kerja Madinah dan daerah airport akan bertugas selama 72 hari mulai dari penerimaan jamaah haji sampai proses pemulangan," ucapnya.

Selanjutnya, mereka akan menuju Makkah untuk melaksanakan umrah. Setelah itu ke Madinah untuk persiapan menerima jamaah haji gelombang pertama. Jamaah haji Indonesia gelombang pertama berangkat pada 28 Juli 2017. (fau/kemenag/foto: ihram)


Back to Top