Dukung Pembayaran Non Tunai di Tol, BSM Siap Pasarkan 25 Ribu Kartu e-Money Syariah Tahun Ini

gomuslim.co.id- Industri perbankan syariah terus mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang diusung oleh Bank Indonesia. Baru-baru ini, Bank Mandiri Syariah (BSM) menargetkan jumlah kartu uang elektronik e-money yang beredar mencapai sebanyak 25 ribu hingga akhir tahun 2017.

Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung implementasi pembayaran non-tunai di tol yang akan berlaku per Oktober 2017. Menurut Direktur Distribution and Services Mandiri Syariah Edwin Dwidjajanto, kartu e-money Mandiri Syariah merupakan hasil kerjasama co-branding dengan Bank Mandiri guna meningkatkan layanan dan kelengkapan pilihan produk bagi nasabah.

Tercatat, sampai Agustus 2017, BSM telah menerbitkan edisi regular dan beberapa edisi tematik seperti Ramadhan, Idul Adha, dan lain-lain. "Saat ini jumlah kartu Mandiri Syariah e-Money yang beredar mencapai 18 ribu kartu. Insya Allah, tahun ini kami menarget sedikitnya ada 25 ribu kartu Mandiri Syariah e-Money beredar di pasaran," ujar Edwin beberapa waktu lalu.

Sejak diluncurkan pada 2014 lalu, kartu Mandiri Syariah e-Money merupakan implementasi dari Gerakan Nasional non-Tunai. Dengan e-money, nasabah Mandiri Syariah dapat melakukan pembayaran di seluruh merchant yang telah bekerja sama, seperti pembayaran tol, tiket Transjakarta, tiket Commuterline, pembayaran parkir, belanja di berbagai merchant, dan lain-lain.

Untuk pengisian ulang, pemegang e-money dapat melakukannya di seluruh sarana isi ulang Mandiri Syariah e-Money, cabang BSM atau merchant retail yang telah bekerja sama, baik secara tunai ataupun menggunakan kartu debit Mandiri dan kartu debit Mandiri Syariah.

Edwin mengatakan, Mandiri Syariah akan terus berkontribusi menciptakan 15/9) di Indonesia salah satunya melalui sosialisasi e-money sebagai alat pembayaran yang praktis, efisien dan aman. Saat ini Mandiri Syariah e-Money dapat diakses melalui Cabang BSM di kota-kota besar di Indonesia.

Dengan kegiatan yang dilakukannya, anak usaha PT Bank Mandiri Tbk (Persero) berharap dapat terus berkontribusi menciptakan less cash society di Indonesia. "Insya Allah, kami akan terus meningkatkan dan memberikan solusi terbaik dalam layanan perbankan syariah kepada nasabah termasuk dalam layanan transaksi non tunai," kata Edwin.

Sebelumnya, BSM turut menyemarakkan Expo IB Vaganza yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Duta Mall Banjarmasin, Jumat (15/9/2017) sampai Minggu (17/09/2017). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat serta pengenalan produk dan layanan perbankan syariah di Indonesia.

Region Head Mandiri Syariah Kalimantan, Mahendra Nusanto S, menyampaikan, event ini akan dimanfaatkan sebagai ajang silaturahim sekaligus momen mengenalkan produk dan layanan Mandiri Syariah kepada masyarakat. “Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, kami ingin membuka akses selebar-lebarnya bagi masyarakat untuk mengenal dan menggunakan produk dan layanan kami” ujar Mahendra.

Ia pun optimis setelah mengenal, masyarakat biasanya ingin mencoba produk perbankan syariah yang sudah sama bagusnya, sama lengkapnya, sama modernnya dengan bank konvensional. “Setelah mencoba biasanya sangat loyal karena produk syariah Insya Allah akan terasa lebih berkah” tambah dia. (njs/dbs/foto:surabayatribun)

 


Back to Top