Kunjungi Organda Saudi, PPIH Sampaikan Beberapa Catatan Terkait Layanan Transportasi Jemaah Indonesia

gomuslim.co.id- Musim Haji telah berakhir. Hampir separuh jemaah haji asal Indonesia telah kembali ke kampung halaman masing-masing. Namun, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi masih berada di Tanah Suci. Baru-baru ini, PPIH berkunjung ke kantor Naqabah Ammah lis-Sayyarat.

Naqabah sendiri merupakan organisasi transportasi atau Organdanya negara Arab Saudi. Dipimpin Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis, rombongan diterima oleh Ketua Naqabah Abdurrahman Ma'yuf al-Harby dan Wakil Ketua Usamah Samkari. Turut hadir mendampingi, Kabid Transportasi Subhan Cholid dan Wakil Ketua PPIH Handi Aji Sentana.

Dalam sambutannya, Sri Ilham menyampaikan beberapa catatan penting dari PPIH kepada jajaran Naqabah Ammah lis-Sayyarat. Khususnya mengenai layanan transportasi musim haji 1438 H/2017 M.

Salah satu catatan yang disampaikan adalah terkait masih adanya keterlambatan beberapa maktab dalam proses pemberangkatan jemaah haji Indonesia dari hotel ke Masyair, khususnya rute dari Makkah menuju Arafah. “Selain itu masih terdapat armada bus masyair dengan spesifikasi di bawah standar,” ujar Sri Ilham di Makkah, Kamis (21/09/2017).

Sedangkan catatan lainnya terkait transportasi antar kota perhajian. PPIH masih menemukan ada beberapa maktab yang salah entri data sehingga armada yang datang tidak sesuai kontrak. Selain memberikan catatan perbaikan, Sri Ilham juga mengusulkan agar jemaah yang menempati Mina Jadid dapat diberikan sarana angkutan menuju jamarat.

Menanggapi hal tersebut, Abdurrahman Ma’yuf al Harby mengucapkan terimakasih atas catatan yang telah diberikan PPIH. Pihaknya pun berjanji akan memperbaikinya di tahun mendatang.

Sementara itu, terkait pemulangan jemaah, Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menilai proses pemulangan jemaah haji Indonesia tahun ini sangat istimewa. Menurutnya, sampai dengan hari ini tidak ada masalah berarti dalam proses pemulangan.  “Sampai hari ini 103 ribu kita pulangkan, tidak ada masalah yang perlu penanganan serius,” ujarnya.

Akan hal ini, Agus Maftuh menyampaikan apresiasi atas bantuan, dukungan, dan kemudahan yang diberikan kerajaan Arab Saudi kepada jemaah haji Indonesia. Secara khusus, Agus mengapresiasi Raja Salman beserta jajaran menteri yang terlibat langsung dalam pelaksanaan haji, seperti Menteri Luar Negeri, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perhubungan, dan Menteri Haji dan Umrah.

Senada dengan Agus, Konjen Republik Indonesia di Jeddah Mohamad Hery Saripudin juga menilai  pemulangan jemaah haji pada tahun ini berjalan lancar, tanpa masalah berarti. Menurutnya,  ini dapat dicapai berkat kerjasama seluruh elemen yang menangani haji, baik di Madinah, Makkah, maupun Jeddah, termasuk persiapan yang matang.

“Ini menunjukkan keberhasilan semua elemen, menyangkut petugas berbagai kementerian, lembaga, dan lain-lain. Meski demikian, kami akan terus meningkatkan pelayanan untuk jemaah haji,” ungkapnya.

Penyelenggaraan haji memasuki fase pemulangan jemaah gelombang kedua. Fase ini diawali dengan pemberangkatan kloter 44 Embarkasi Surabaya (SUB) pada Kamis dini hari tadi. Pemulangan gelomang kedua dari akan berlangsung  sampai 5 Oktober mendatang.

Fase ini juga sekaligus mengakhiri proses pemulangan jemaah haji gelombang pertama. sebanyak 251 kloter dengan 100.622 jemaah dan 1.255 petugas kloter telah diterbangkan ke Tanah Air melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah. (njs/kemenag/dbs/foto:viva)

 


Back to Top