Raja Salman Resmi Keluarkan Dekret Kerajaan, Kini Pengemudi Perempuan Bisa Peroleh SIM di Saudi

gomuslim.co.id- Kabar gembira bagi perempuan berhijab di Arab Saudi bahwa Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz As-Saud telah mengeluarkan dekret kerajaan yang mengizinkan pemberian surat izin mengemudi untuk perempuan di Saudi, pada Selasa (26/09/2017).

Dengan dikeluarkannya Instruksi tersebut, maka mencabut larangan selama beberapa dasawarsa atas perempuan Arab Saudi untuk mengemudikan mobil, hak yang sejauh ini hanya diberikan kepada warga pria.

Seperti yang dilansir dari publikasi Saudi Press Agency (SPA), mayoritas tokoh agama juga menyetujui dekret itu yang mengatakan manfaat dalam mengizinkan perempuan untuk mengemudi mengalahkan dampak negatifnya.

Dalam dekret disebutkan bahwa pemberian surat izin mengemudi akan dilakukan sejalan dengan peraturan Agama Islam dan peraturan lalu lintas.

“Keputusan kerajaan itu akan menjalankan ketentuan peraturan lalu lintas, termasuk dikeluarkannya surat izin mengemudi untuk laki-laki dan perempuan,” tulis SPA.

Selain itu, berdasarkan laporan Xinhua, Raja Salman juga memerintahkan pembentukan satu komite tingkat tinggi oleh Kementerian Urusan Dalam Negeri, Keuangan, Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial. Dan nantinya komite itu akan bertugas mempelajari pengaturan untuk pelaksanaan hukum baru tersebut.

Sebelumnya, ketika ada larangan perempuan mengemudi, banyak keluarga Arab Saudi mengandalkan pengemudi pribadi untuk membantu mengangkut perempuan anggota keluarga mereka ke sekolah, ke tempat kerja dan tempat lain.

“Data terkini memperlihatkan hampir 800.000 pengemudi adalah laki-laki yang  kebanyakan berasal dari Asia Selatan. Mereka bekerja semata-mata di kerajaan tersebut sebagai pengemudi untuk perempuan Arab Saudi,” ungkap stasiun televisi Al-Arabiya.

Sementara itu, dekret disambut baik oleh perempuan Arab Saudi, yang memujinya sebagai kemenangan besar.

"Ini adalah kemenangan yang sangat besar buat banyak perempuan Arab Saudi. Ini adalah satu masalah yang telah diperjuangkan oleh perempuan Arab Saudi selama bukan hanya bertahun-tahun, tapi beberapa dasawarsa," pungkas Latifa Shaalan, perempuan anggota keluarga Dewan Syura Arab Saudi. (nat/alarabiya/xinhua/saudipressagency/dbs/foto:blogdetik)


Back to Top