Pelajar Penghafal Alquran Punya Kesempatan Dapat Beasiswa dari Pemkot Surabaya

gomuslim.co.id- Beasiswa merupakan kebutuhan bagi pelajar khususnya mereka yang kurang mampu secara ekonomi. Biasanya terdapat persyaratan tertentu untuk mendapatkan bantuan dana pendidikan tersebut. Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyediakan beasiswa untuk para pelajar penghafal Alquran (hafidz).

Informasi beasiswa ini disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Supomo, Kamis (05/10/2017). Menurutnya, beasiswa untuk pelajar penghafal Alquran ini masih dalam tahap pematangan. Untuk mendapat beasiswa tersebut, peserta harus mengikuti tes terlebih dahulu di Kemenag Surabaya.

"Nantinya anak-anak yang ingin mendapatkan beasiswa tersebut, harus tes terlebih dahulu di Kemenag Surabaya untuk mendapatkan sertifikat. Nanti diberikan kepada kami, baru akan kita berikan beasiswanya," ujarnya.

Lebih lanjut, Supomo menjelaskan para hafidz minimal sudah hafal 5 juz Alquran untuk pelajar SD. Sedangkan untuk tingkat selanjutnya, syarat hafalan bisa mencapai 10 juz. Lalu untuk mahasiswa, harus 30 juz. "Soal teknis nanti di kemenag yang lebih paham, kita tinggal siapkan beasiswanya, tapi untuk saat ini kita tinggal nunggu perwali," katanya.

Adapun terkait besaran beasiswa yang rencananya akan diberikan kepada para hafiz Alquran, Supomo mengatakan pihaknya sudah menyiapkan anggaran. "Anggaran sudah ada, tinggal nunggu PAK," ungkapnya.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya, melalui Dinas Sosial telah memberikan uang transportasi bagi guru ngaji se Surabaya. Bahkan rencananya pengurus takmir masjid dan musola akan mendapat BPJS Kesehatan, dengan iuran ditanggung pemkot Surabaya.

Pada awal tahun 2017, Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Agustin Poliana memastikan 200 anak di Surabaya mendapat beasiswa tahun ini. Beasiswa ini khusus untuk penghafal Alquan. "Yang dapat beasiswa ini bukan hanya mahasiswa. Tapi juga bisa anak SD, SMP atau juga SMA," ujarnya.

Titin, sapaan akrabnya, menyebut anggaran untuk beasiswa hafidz sudah ada di APBD tahun 2017. Menurut anggota dewan yang sudah menjabat empat periode ini, usulan beasiswa hafidz ini sudah digagas sejak tahun 2016. Namun penyalurannya baru dilakukan di tahun ini. "Kita inginnya sasarannya bisa pas. Penerima beasiswa ini harus bisa membaca Alquran tanpa melihat teks kitab suci," ujarnya.

Tidak harus hafal 30 juz, bisa jadi pula yang hafal separo atau beberapa juz saja. Seleksi akan dilaksanakan oleh Dinas Sosial. Titin berharap dengan adanya beasiswa ini bisa menjadi penyemangat anak-anak Surabaya untuk belajar agama dan belajar Alquran. Sebab kemampuan anak bukan hanya di sisi akademis, melainkan bisa di banyak bidang.

Sementara itu, Kepala UPTD Pondok Sosial Kalijudan Dinas Sosial Kota Surabaya Erni Lutfiyah mengatakan tahun ini anggaran untuk beasiswa hafidz sudah dicantolkan di APBD 2017. "Setiap bulan akan ada mereka akan dapat beasiswa sebesar Rp 1 juta per bulan. Kuotanya ada sebanyak 200 anak," kata Erni. (njs/dbs/foto:nuranitahfidz)

 

 


Back to Top