International Islamic Education Expo 2017 Hadirkan Layanan Konseling Beasiswa Luar Negeri dan Kompetisi Robotik

gomuslim.co.id- Ajang International Islamic Education Expo (IIEE) tahun 2017 bakal dimeriahkan dengan beragam kegiatan dan kompetisi. Pameran Pendidikan Islam Internasional yang digagas Kementerian Agama rencananya bakal dihelat pada 21 sampai 24 November 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tanggerang Selatan.

Dalam rangka mempermudah akses publik, sejumlah layanan akan disiapkan, salah satunya adalah layanan konseling beasiswa luar negeri. Kasi Pengembangan Profesi PTKIN Adib Abdus Shomad menyebutkan ada lebih dari 150 booth pameran yang disiapkan.

“Sejumlah perguruan tinggi, dalam dan luar negeri, ikut berpartisipasi dalam ajang ini untuk berbagi informasi dan layanan kepada masyarakat. Kami akan siapkan layanan konseling beasiswa kuliah di luar negeri dan penguatan IELTS,” ujarnya, Kamis (08/11/2017).

Seperti diketahui, sejak tahun 2014 Kementerian Agama sejak telah menggulirkan program beasiswa 5.000 doktor. Program yang dirilis Presiden Joko Widodo  ini digulirkan dalam rangka memperkuat muslim moderat di Indonesia. “Program ini juga menjadi upaya mempromosikan Islam Nusantara ke dunia,” katanya.

Menurutnya, setiap tahun Kemenag menyiapkan untuk 1000 calon doktor. Sebanyak 750 untuk doktoral dalam negeri, sisanya untuk kampus luar negeri. “Karenanya,  konseling dan IELTS  kami harap dapat mempermudah akses public terhadap program ini,” ungkapnya.

Ia menuturkan layanan konseling juga akan diberikan oleh lembaga pendidikan luar negeri yang memiliki kerjasama dengan Kementerian Agama dalam program beasiswa 5.000 doktor. Selain  menawarkan berbagai program pendidikan, mereka juga akan melakukan konseling menyangkut kebutuhan para calon master (P.HD).

“Misalnya tentang bagaimana mendapatkan supervisor atau bagaimana  membuat proposal P.Hd  sesuai standar internasional,” sambungnya.

Adib menambahkan bahwa di IIEE juga akan ada layanan informasi tentang cara mudah meningkatkan nilai dan simulasi  IELTS (International English Language Testing System). Layanan ini akan diberikan  sejumlah lembaga bahasa yang biasanya menyelenggarakan test IELTS sebagai  salah satu kelengkapan lolos ujian beasiswa luar negeri.

Selain konseling beasiswa, ajang IIEE juga bakal dimeriahkan dengan Kompetisi Robotik Madrasah. Menurut Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Ahmad Umar, kompetisi ini untuk meningkatkan daya saing dan mengangkat marwah madrasah. Kompetisi ini akan berlangsung dua hari yaitu 22 sampai 23 November 2017. Adapun pendaftarannya, dibuka sejak 8 hingga 13 November 2017.

“Kompetisi Robotik Madrasah bertujuan menunjukkan bahwa siswa madrasah tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga menguasai teknologi. Kami juga ingin mengantarkan siswa madrasah menjadi pribadi yang tangguh, ulet, mandiri,  kreatif dan tetap berakhlak mulia,” kata Umar.

Umar menjelaskan ajang ini akan menampilkan dan mengadu kemampuan robot ciptaan siswa madrasah. Dan total hadiah yang diperebutkan sebesar 250 juta.

Sementara itu, Kasubbag TU Dit KSKK Madrasah Papay Supriatna mengatakan Kompetisi Robot Madrasah merupakan ajang kompetisi kemampuan para siswa madrasah dari tingkat MI, MTs dan MA dalam bidang Robotika dan Otomasi.

“Hari pertama diisi dengan registrasi peserta dan pemberian Kit peserta dan pendamping di EXPO Pendis, Booth KSKK Madrasah Hall 1 ICE BSD Serpong. Hari kedua pelaksaan adalah pengenalan robotik, breafing lomba, serta kompetisi robot MI, MTs, MA yang terdiri dari 3 sesi. Pemenang akan diumumkan pada hari itu juga,” paparnya. (njs/kemenag)

 


Back to Top