Ketua MES Maluku: Lembaga Kecil Menengah Berbasis Syariah Akan Terus Didorong

gomuslim.co.id- Upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di sejumlah daerah terus dilakukan sejumlah kalangan. Tidak hanya oleh pemerintah, tetapi juga kalangan masyarakat lain seperti Masyarakat Ekonomi Syariah (MES). Salah satu daerah yang turut mengembangkan ekonomi berbasis Islam ini adalah Maluku.

Baru-baru ini, Ketua I Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Maluku, Bambang Haryonugroho Maluku mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong pertumbuhan lembaga keuangan mikro yang berbasis syariah di daerah itu khususnya di Kota Ambon. "Kebetulan di Kota Ambon sekarang ini baru terdapat tiga bank syariah yakni Muamalat, Mandiri Syariah dan Panin Syariah," ujarnya.

Menurut Bambang, MES akan mendorong perkembangan lembaga-lembaga keuangan mikro.  Lalu pada tahun 2018, sudah ada investor yang bersedia membuka lembaga keuangan berbasis syariah di Ibu Kota Provinsi Maluku itu.

"Jadi pada intinya, kami mengandalkan dalam berbisnis itu adanya transparansi. Lembaga keuangan syariah itu tidak hanya untuk kelompok tertentu, tetapi menawarkan jenis produk dan layanan secara terbuka dan transparan," katanya.

Di samping itu, memiliki laporan keuangan yang bagus, maupun bisnis sesuai lembaga keuangan yang berbasis syariah. "Kemudian harus ada perencanaan keuntungan perusahaan yang akan dikembangkan di Ambon," katanya.

Sebelumnya, di Ambon sendiri pernah digelar Maluku Halal Food Festival (MHFF) di pelataran Lapangan Merdeka pada 29 Oktober 2017. Pada kesempatan tersebut, penyelenggara menghadirkabn 30 unit stan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).  

Bambang menyebutkan bahwa kegiatan itu merupakan yang baru pertama kali dilakukan di Ambon. "Malahan harapan dari masyarakat yang mengikutinya terutama para pengusaha meminta agar kegiatannya bisa dilaksanakan secara rutin," tuturnya.

Untuk itu, pihaknya bertekad untuk mengajak seluruh pemangku kepentingan agar dapat mengembangkan bisnis halal itu. "Dalam waktu dekat ini kami juga akan memprogramkan negeri binaan yakni di Negeri Morela dan Negeri Mamala, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah untuk mengembangkan bukan saja produk setempat tetapi pengembangan ekonomi secara umum maupun pariwisata," ujarnya.

Selain itu, pihanya juga akan mengembangkan dua negeri itu menjadi negeri yang memiliki kemampuan dari sisi ekonomi dan pariwisata berbasis kerakyatan. Semua dikelola oleh mereka sendiri, sebab kesejahteraan juga buat masyarakat. (njs/dbs/foto:nasionalisme)

 


Back to Top