Menag: Umrah Harus Fokus ke Ibadah, Bukan Wisata

gomuslim.co.id- Minat masyarakat Indonesia beribadah umroh membuat biro travel berlomba hadirkan paket plus wisata. Namun hal ini justru membuat sebagaian calon jemaah mengutamakan wisata dibanding ibadah.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta biro travel umrah fokus kepada penyelenggaraan ibadah dalam memberangkatkan jemaah.

“Umroh bukanlah wisata,” kata dia.

Kata Menag Lukman, umroh berbeda dengan tur Eropa atau Amerika. Umroh perjalanan ibadah, dan bukan untuk berwisata.

Pihaknya meminta semua biro travel harus berbasis syariah. Dia menegaskan biro travel umroh dilarang memutar uang calon jemaah ke bisnis lain.

“Kementerian Agama akan mengawasi biro travel umroh lewat Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang Penyelenggaraan Ibadah Umroh. Langkah ini agar tak ada lagi kasus penipuan ke depannya,” papar Menag.

Menurutnya, penipuan saat ini tak terlepas dari banyaknya golongan masyarakat kelas tertentu yang berangkat umroh.

Sementara dulu, lanjut Menag, kasus penipuan keberangkatan umroh sangat jarang terjadi lantaran saat itu kalangan menengah ke atas lah yang paling banyak berangkat ibadah. Kalangan bawah saat itu lebih ingin beribadah haji

"Mengapa 5 sampai 6 tahun ini baru terasa persoalan? Ini implikasi keterbatasan kuota haji. Dulu itu berumrah kalangan menengah atas, bukan menengah bawah karena kalangan bawah prioritas haji," pungkas Menag. (nat/dbs/foto:swarasemar)