Pemerintah Turki Buka Kesempatan Warga Muslim Cina Belajar Islam di Universitas

gomuslim.co.id- Menjadi muslim di negara minoritas merupakan perkara yang tidak mudah. Hal ini pun menjadi perhatian utama negara-negara mayoritas muslim, seperti Turki. Baru-baru ini, Menteri Pariwisata dan Budaya Turki, Numan Kurtulmus mengatakan pihaknya membuka diri kepada penduduk Muslim di Cina untuk belajar Islam di universitas-universitas Turki.

Penyataan ini disampaikan Kurtulmus saat melakukan pertemuan dengan petinggi komunitas Muslim, Musa Cin di Shanghai pekan lalu. "Kita bisa mengirim salinan Alquran dan hadist dalam bahasa Cina. Muslim Cina yang ingin belajar Islam bisa masuk program sarjana atau post-graduate di Fakultas Teologi di Turki," ujarnya seperti dilansir dari publikasi Anadolu Agency, Rabu (25/04/2018).

Menurutnya, Muslim di Cina dan Turki adalah satu keluarga dengan lebih dari 1,5 juta Muslim seluruh dunia. "Kita harus bicara satu sama lain, kita harus memahami budaya dan warisan," kata Kurtulmus kepada Cin di Masjid Xiaotaoyuan.

Mufti Kota Shanghai, Musa Cin pun menyambut baik ajakan tersebut. Ia senang dengan hubungan dekat kedua negara. Cin menjelaskan ada delapan masjid yang ada di wilayah tersebut. Jumlah umat Muslim ada 200 ribu orang. Muslim menempati 10 dari 56 minoritas etnis di Cina. Etnis tersebut, di antaranya Hui (Muslim Cina), Uighur, Kyrgyz, Kazakh, Tajik, Tatar, Uzbek, Salar, Baoan, dan Dongshiang. Sebagian besar tinggal di wilayah utara dan timur laut Cina. (njs/anadoluagency/dbs/foto:chinaorg)