Ini Hotel di Jakarta yang Bakal Berkonsep Syariah 

gomuslim.co.id- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta semakin serius menggarap wisata halal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menghadirkan hotel berkonsep syariah dalam waktu dekat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, untuk mewujudkan rencana hotel syariah tersebut, Hotel Arcici yang dikelola BUMD DKI PT Jakarta Tourisindo akan berganti nama menjadi Al-Hijra. "Jakarta Tourisindo Group janjinya nih awal bulan Juli setelah Lebaran, mereka akan launching syariah hotel pertama, d'Arcici," ujarnya.

Ia sendiri beberapa kali menerima keluhan dari pegawai Pemprov DKI bahwa ada paket esek-esek di hotel tersebut. Menurut Sandiaga, ini ironis di tengah upaya Pemprov membangkitkan ekonomi syariah di DKI. "Ini sangat ironis dibanding upaya mendorong ekonomi syariah, BUMD kita masih seperti itu," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jaktour G Jeffrey Rantung mengatakan, hotel lainnya akan menyusul Arcici yang berganti nama jadi Al-Hijra. "Yang pertama ini dari tujuh unit hotel yang kami niatkan," ujar Jeffrey.

Adapun tujuh hotel yang dikelola Jaktour yakni Grand Cempaka Hotel, Cempaka Jaya Hotel, Arcici Cempaka Putih, Arcici Hotel Plumpang, Arcici Hotel Sunter, Cempaka Arcici Club, dan Grand Jaya Raya Resort di Cipayung, Jawa Barat. Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pendampingan terhadap pemilik hotel di Jakarta yang ingin mengonversi usahanya menjadi syariah.

Sandiaga sendiri bertekad dalam satu minggu terakhir mencanangkan 1 juta wisatawan halal di Jakarta. "Seperti yang sudah kita canangkan juga bahwa kita ingin kota destinasi wisata halal terbaik se-Asia bisa direbut oleh Jakarta," ungkapnya.

Selain itu, Sandi juga mengatakan dalam wisata halal harus berpacu kepada globalisasi yang terjadi saat ini, ia mengatakan akan memanfaatkan kearifan lokal. "Bagaimana juga kearifan lokal ditonjolkan oleh Jakarta, dan juga berkaitan dengan Bamus Betawi, Bahwa kita bisa memanfaatkan kearifan lokal kita dan memantapkan strategi bagaimana wisata halal kita ini menjadi satu hal yang kita ubah secara dramatis," paparnya.

Sandiaga mengatakan travel agent and tour wisata religi umrah dan haji bisa mencapai 800 ribu sampai 1 juta orang. "Kalau kita lihat banyak travel agent and tour kalau bicara wisata religi itu adalah outbound-outbound 800 ribu sampai 1 juta wisata umrah dan haji yang berangkat ke tanah suci Inbound nya belum terlalu dijaga," ujar Sandiaga.

Selanjutnya,  ada beberapa destinasi yang bisa digunakan sebagai wisata halal di DKI Jakarta seperti masjid luar batang.

"Saya sudah berkeliling Jakarta, beberapa masjid yang saya rasa sangat layak. Masjid luar batang, maskat kemat dua, masjid pangeran jayakarta di Timur, ada masjid juga di wilayah utara di Kampung Bandan ini juga sangat historical dan itu bisa dikemas," tuturnya. (njs/kompas/foto:grandcempaka)

 


Back to Top