Ini Nasehat Ulama Inggris Kepada Pesepak Bola Muslim Terkait Puasa Ramadhan 

gomuslim.co.id- Eropa merupakan kiblat olahraga sepak bola dunia. Banyak pemain bintang lahir dalam permainan si kulit bundar di sana. Bahkan, beberapa diantara mereka adalah pemain yang beragama Islam.  

Baru-baru ini, seorang ulama Inggris yang berbasis di London, Ajmal Masroor, memberikan nasehat pada pesepak bola Muslim yang menjalani ibadah puasa Ramadan di Eropa. Anggota Dewan Muslim Inggris itu menegaskan kepada pemain bola Muslim di Eropa bahwa puasa Ramadan merupakan kewajiban.

Menurutnya, menjalankan ibadah puasa tidak akan membahayakan karier para professional pemain sepak bola. "Dalam Ramadan, hanya ada pengecualian kepada Anda yang sakit atau bepergian. Anda dapat menggantinya di hari-hari tertentu," ujarnya seperti dilansir dari publikasi Goal, Senin (11/06/2018).

Ia menuturkan, jika seorang pemain sepak bola beralasan tidak dapat memenuhi kewajiban profesional karena berpuasa, maka hal tersebut tidak dapat dianggap sebagai alasan yang dapat diterima.  "Petugas pemadam kebakaran harus berpuasa, petugas polisi harus berpuasa, guru sekolah harus berpuasa di bulan Ramadan. Ini adalah bagian dari tantangan yang kami hadapi," ungkapnya.

Selain itu, Masroor juga menegaskan bahwa puasa Ramadan tidak akan menghancurkan karier pesepak bola seseorang. “Doa-doa orang berpuasa bakal didengar lebih cepat dari Allah. Jika seorang pemain bola menghasilkan 100 ribu pound sterling seminggu, tapi malah mengatakan bahwa puasa selama satu bulan akan membahayakan karirnya, itu tidak benar-benar valid," ucapnya.

Ia menambahkan, pemain sepak bolah akan mendapat manfaat lebih jika satu bulan doa dan puasa yang dijalani penuh. “Saya pikir jika kita akan benar-benar multikultural maka klub dan pelatih harus beradaptasi dengan Ramadan untuk pemain Muslim mereka," tutupnya. (njs/goal/foto:bola)

 


Back to Top