Setelah Bahasa Melayu Ambon dan Bali, Kini Hadir Terjemahan Alquran dengan Bahasa Madura

gomuslim.co.id- Kitab Alquran dalam terjemahan bahasa Madura baru dirampungkan oleh  Institut Agama Islam Negeri (IAIN). Kitab tersebut kini sudah siap diluncurkan kepada masyarakat mulai, Senin, (09/07/2018).

Ketua tim penerjemah Alquran bahasa Madura, Moh. Zahid menjelaskan inisiatif penerbitan terjemahan Alquran dalam bahasa Madura sudah sejak tahun 2016. Akan tetapi, baru diseriusi sejak ada himbauan dari Puslibang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama (Kemenag).

“Awal 2017, kita mulai serius untuk menyelesaikan proses terjemahan dengan target dua tahun,” ujar Zahid.

Alquran terjemahan bahasa Madura, diakuinya belum disebarluaskan dan masih dicetak dalam jumlah terbatas. Karena belum adanya tashih (koreksi) dari lajnah.

“Kalau nanti sudah di tashih, baru kita cetak lebih banyak untuk disebarluaskan,” paparnya.

Selama proses menterjemahkan Alquran ke dalam bahasa Madura melibatkan Yayasan Pakem Maddhu untuk mengoreksi tata cara penulisan bahasa Madura.

"Seperti penulisan kata mendengarkan (Madura: mereng) ketika diterjemahkan ke bahasa Madura dalam penulisan bisa mengarah ke miring. Jadi, biar tidak salah penulisan,” pungkasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga melibatkan para ulama, para pakar, mulai dari pakar tafsir Alquran hingga pakar bahasa Madura. Meski demikian, pihaknya berharap ada kritikan yang sifatnya untuk perbaikan mengingat dialek bahasa Madura sangat beragam.

“Bahasa Madura ini beragam dialek. Sedangkan bahasa Alquran adalah bahasa sastra yang sangat tinggi. Jadi, misalkan ditemukan kata-kata yang kurang, dipersilahkan untuk memberi masukan,” imbau Zahid.

Warga Madura dikenal dengan masyarakat religius, tentunya akan mendekatkan diri dengan Alquran. Selain itu, tingkat ketaatannya yang tinggi membuat warga Madura tentu sudah lama merindukan hadirnya Alquran yang diterjemahkan ke dalam bahasa Madura.

Sebelumnya, Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama sudah meluncurkan Al-Qur'an dan Terjemah Bahasa Daerah Melayu Ambon; Al Qur’an dan Terjemah Bahasa Banjar Kalimantan; dan Al-Quran dan Terjemah Berbahasa Bali. Peresmian tersebut berlangsung pada Desember 2017 lalu di Jakarta.  (nat/portalmadura/dbs/foto:kominfojatim)

 


Back to Top