Dompet Dhuafa Siap Salurkan 25 Ribu Ekor Hewan Kurban ke Pelosok Negeri

gomuslim.co.id- Dompet Dhuafa menargetkan tahun ini ada 25.000 ekor hewan kurban untuk disebarkan ke seluruh pelosok negeri di 34 Provinsi Indonesia. Selain itu, program Tebar Hewan Kurban (THK) bertajuk “Menjawab Panggilan Zaman” itu juga akan menyasar tujuh negara seperti Myanmar-Rohingya, Palestina, Suriah, Bangladesh, Timor Leste, Filipina dan Thailand.

Tebar Hewan Kurban yang sudah bergulir sejak 1994 hingga 2017 telah mencapai 237.520 ekor setara dengan kambing. Sementara untuk penerima manfaat sebanyak 4.911.208 Kepala Keluarga dengan sebaran hingga 33 Provinsi di Indonesia.

Direktur Mobilizasi ZIS Dompet Dhuafa, Bambang Suherman mengatakan, Dompet Dhuafa siap untuk menyongsong dan kemampuan adaptasi atas segala perubahan yang terjadi. “Kami mencoba mengindetifikasi untuk terus menjawab tantangan terutama pada program Tebar Hewan Kurban (THK) dengan melibatkan unsur-unsur digital dan teknologi,” ujarnya, Kamis (26/07/2018).

Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk berkurban melalui THK, lima manfaat yang dapat dipetik yakni mewujudkan pemerataan daging kurban dengan mendistribusikan daging ke wilayah yang membutuhkan, masyarakat mendapatkan laporan kurban secara transparan sehingga keterpercayaan tetap terjaga.

“Selanjutnya, melalui THK masyarakat diajak untuk turut membantu memberdayakan peternak lokal yang sudah melalui tahapan seleksi serta pendampingan oleh Dompet Dhuafa. Masyarakat mendapatkan hewan kurban yang berkualitas dan masyarakat diajak untuk mendukung ketahanan pangan nasional dengan adanya penyebaran kurban yang merata diharapkan terciptanya kebutuhan gizi yang cukup,” paparnya.

Ia berharap kedepannya lebih banyak lagi semangat dalam menjalankan gagasan-gagasan yang lahir bagi masyarakat. “Kami ingin agar lembaga-lembaga lain juga memanfaatkan semangat kurban ini tidak semata transaksi jual beli. Tetapi semangat membantu masyarakat lain yang selama ini jarang, bahkan sama sekali belum pernah menikmati daging kurban,” ungkapnya.

Ketua Kelompok Ternak Paguyuban Pagar Sembalun, Suhilwadi menuturkan, kurban di wilayahnya sangat ditunggu-tunggu oleh warga. “Karena antusiasnya menyantap daging kurban yang jarang warga rasakan setiap hari, bahkan mungkin memang saat Hari Raya Idul Adha saja. Semoga di tahun berikutnya, pemotongan dan distribusi kurban juga bisa kita jangkau ke desa lain dari wilayah Sembalun terdekat,” harapnya.

Di sisi lain, kebermanfaatan kurban bagi para pemberdayaan dapat meningkatkan kesejateraan hidup, hal itu sudah dialami Hamdan, “Alhamdulillah warga yang tadinya belum bisa sekolahkan anaknya, sekarang sudah bisa. Rumah warga yang reot kini sebagian sudah bisa bangun pakai batu bata. Tahapan perekonomian meningkat,” tuturnya. (njs/dd)

 

 


Back to Top