#KabarHaji

Nabung 10 Tahun, Begini Kisah Tukang Rumput yang Berhasil Naik Haji Tahun Ini

gomuslim.co.id- Latar belakang jemaah haji asal Indonesia cukup beragam. Mereka yang menunaikan ibadah rukun Islam kelima ini tidak hanya dari kalangan menengah ke atas secara ekonomi. Tetapi juga dari kalangan menengah ke bawah. Salah satunya seperti Warsinah, calon jemaah haji asal Labuhanbatu, Sumatra Utara.

Seorang nenek berusia 80 tahun ini akhirnya bisa mewujudkan mimpinya berangkat ke Tanah Suci. Dia akan menunaikan ibadah haji tahun ini dan tergabung dalam Kloter 5 bersama 392 jemaah calon haji lain.

Perjuangan ibu tujuh anak ini untuk menunaikan ibadah haji tidaklah mudah. Dia harus menabung selama sepuluh tahun dari sisa penghasilannya sebagai tukang potong rumput.

Di usia senjanya, Warsinah memang masih semangat bekerja di kebun milik warga di Ajamu, Panai Hulu, Labuhanbatu. "Upah yang nenek terima cuma Rp 500 ribu. Nenek sisihkan Rp 200 ribu tiap bulan," kata Warsinah.

Berbekal uang tabungannya, Warsinah mendaftarkan diri pada 2011 silam. Sembari menunggu, dia pun terus menabung. "Kadang anak mau juga bantu-bantu. Termasuk mendaftarkan haji ini, semua anak nenek yang urus," ujar dia.

Berangkat sendiri tanpa ditemani keluarga, membuat Warsinah sempat sedih. Beruntung, ada tetangganya yang juga berangkat haji tahun ini. Dia pun enggan berlarut-larut dalam kesedihan. "Kan ada petugasnya juga. Kalau kenapa-kenapa tinggal bilang. Semoga menjadi haji yang mabrur nanti," kata Warsinah.

Sebanyak 388 jemaah calon haji asal Labuhanbatu yang tergabung dalam Kloter 5 embarkasi Medan berangkat melalui bandara Kualanamu, Kamis (26/7/2018) lalu. Mereka didampingi oleh lima petugas selama menjalani ibadah haji di tanah suci. (njs/ihram/foto:tribun)


Back to Top