#KabarHaji

Beredar Kabar Bus Jemaah Indonesia Terbakar, Kemenag: Itu Hoax!

gomuslim.co.id- Kabid Transportasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Subkhan Cholid mengatakan, kabar terkini tentang bus jemaah haji Indonesia yang terbakar di Tanah Suci baru-baru ini. Menurutnya, kabar itu mencuri benar atau tipuan .

Pesan yang diucapkan di WhatsApp sebagai berikut:

Saat perjalanan dari Madinah - Mekkah bus yg   penumpangnya dari kloter BLOK AGUNG kan mas IMAM MAWARDI / ISTRI dalam kondisi TERBAKAR sopirnya juga dari banyuwangi penumpang selamat..mari kita lakukan semoga perjalanan selanjutnya aman dan lancar ... aamiin

Subkhan menyebut, bus yang membakar yang mempertalikan mengais jemaah Turki, bukan Warga Negara Indonesia (WNI). "Mereka mengalami kecelakaan dan terbakar di Asfan atau 80 km dari Makkah," ujarnya, Jumat (27/7/2018).

Penyebab kecelakaan, sambung Subkhan, karena ada mobil dari arah berlawanan yang berguling-guling dan menghantam tepat di bawah tanah. "Untuk sopir memang WNI Disebut Syafii meninggal, tapi sekali lagi seluruh penumpangnya Turki tidak WNI," tandasnya.

Sekadar informasi tambahan, hingga hari kesebelas sejak kedatangan pertama jemaah haji pada 17 Juli 2018 lalu, sebanyak 161 kloter atau 64.917 jemaah datang di Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, 13.947 jemaah telah masuk Makkah pada Jumat (27/07) kemarin.

Sementara jumlah jemaah wafat, kini menjadi 9 orang setelah Mohammad Sholeh bin Abu Bakar (74) warga Malang, Jawa Timur, wafat pada Jumat (27/07) pagi pukul 07.14 WS.

Menurut Kasi Kesehatan Daker Madinah, dr. Indro Murwoko, almarhum didiagnosis menderita Penyakit Jantung Ischeamic (IHD) yang merupakan gangguan aliran darah arteri pada jantung.

“Almarhum merupakan jemaah kloter SUB-23, dan juga di Madinah dua hari lalu. Hari ini juga kami telah mengajukan pemakaman kepada Kadaker Madinah yang nantinya akan diteruskan kepada otoritas Saudi, ”ungkapnya.

Delapan jemaah sebelumnya yang telah wafat, sebagai berikut:

1. Machyar Sahromi Muhammad Thaif (78) warga Garut, Jawa Barat, Kloter JKS-6;

2. Katio Simanjutak, 59, warga Medan jemaah kloter MES-2;

3. Sanusi Musthofa Khafid (73) asal SUB-06;

4. Sukardi Ratmo Diharjo (59), jemaah haji Kloter JKS-1;

5. Hadia Daeng Saming (73) kloter 5 embarkasi Makassar;

6. Ade Akum Dachyudi (67) asal Kloter JKS-13;

7. Sunarto Sueb Sahad (57) Kloter 15-SOC; dan

8. Siti Aminah Rasyip (57) asal Tegalsari, Batang, Jawa Tengah, jemaah kloter 5-SOC 

(njs/kemenag/foto:rimanews)


Back to Top