#KabarHaji

Saudi Tetapkan Hukuman Berat bagi Oknum yang Bawa Jemaah Ilegal

gomuslim.co.id- Jelang musim haji 2018, Kota Mekkah memberlakukan aturan masuk yang ketat untuk mencegah kerumunan orang yang masuk selama musim haji. Kecuali tiga kategori ekspatriat yang dapat memasuki kota suci.

Dalam hal ini, Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi telah mengumumkan pembentukan komite musiman di pintu masuk kota suci Makkah untuk menghukum mereka yang mengangkut jemaah tanpa izin haji atau jemaah ilegal. Adapun tiga kategori yang diizinkan adalah jemaah yang memiliki izin haji, orang yang memiliki izin tinggal di Makkah dan orang dengan izin untuk bekerja selama musim haji.

Pada awal bulan ini terdapat 72 ribu orang yang ditolak masuk setelah diberlakukannya pembatasan masuk pada 25 Juni lalu.

Direktorat Jenderal Paspor menyebut bahwa pusat kontrol lapangan telah dibentuk untuk mengeluarkan keputusan administratif terhadap pengemudi yang melanggar sistem haji ini.

Seperti yang dilansir dari publikasi Gulf Business, hukuman untuk mengangkut seorang jemaah yang tidak memiliki izin haji reguler adalah penyitaan kendaraan, 15 hari penjara dan denda SAR 10 ribu (2.667 dolar AS) per jemaah. Bagi ekspatriat, akan ada tambahan hukuman deportasi dan larangan kembali ke kerajaan setelah menjalani hukuman mereka.

“Mereka yang mengulangi pelanggaran untuk kedua kalinya akan menghadapi masa tahan selama dua bulan. Kemudian akan dikenakan denda sebesar SAR 25 ribu (6.667 dolar AS) per jemaah. Bagi mereka yang mengulangi untuk ketiga kalinya, akan dikenakan hukuman selama enam bulan penjara dan denda sebesar SAR 50 ribu (13.335 dolar AS) per jemaah,” tulisnya.

Direktorat tersebut meminta semua warga dan penduduk untuk mematuhi peraturan haji dan hanya mengangkut orang-orang dengan izin resmi untuk memasuki Makkah. Warga dari negara-negara GCC lainnya juga harus membawa izin resmi dari pemerintah mereka untuk melakukan haji.

Sejauh ini, kerajaan sudah menyambut puluhan ribu jemaah haji, termasuk 25 ribu dari negara tetangga Yaman, di mana saat ini memimpin koalisi melawan gerakan Houthi. Ritual haji lima hari, yang diharapkan akan dimulai pada 19 Agustus, adalah kewajiban agama sekali seumur hidup untuk setiap Muslim yang mampu untuk menjalankan haji.

Jemaah haji menelusuri kembali rute yang diambil oleh Nabi Muhammad SAW 14 abad yang lalu dalam pertemuan tahunan Muslim terbesar ini. Musim haji 2017 lalu memiliki lebih dari 2,35 juta jemaah yang berkumpul di Makkah termasuk 1,75 juta dari mereka berasal dari luar Arab Saudi. (nat/gulfbusiness/dbs/foto:afp)

 


Back to Top