Bangka Belitung Siapkan Galeri Investasi Pasar Modal Syariah 

gomuslim.co.id- Industri keuangan syariah kini semakin berkembang. Hal tersebut terlihat dari jumlah produk syariah yang semakin beragam. Bukan hanya dari perbankan atau asuransi, tetapi juga dari pasar modal syariah.

Baru-baru ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) wilayah Bangka Belitung menyatakan sedang menyiapkan pembentukan Galeri Investasi Pasar Modal khusus produk-produk syariah di lingkungan Kantor Wilayah Provinsi Bangka Belitung. Peluncuran galeri ini akan dilakukan dalam waktu dekat.

Menurut Ketua BEI Babel, Yoseph Kuburuan rencana ini sudah mendapat persetujuan dari Gubernur Bangka Belitung (Erzaldi). Namun, ia menyebut ada beberapa pertimbangan yang mendasari OJK untuk melakukan hal tersebut.

Ia menegaskan selama ini, di Indonesia baru ada indeks syariah. Pendekatan pasar modal syariah baru terbatas pada produknya semata. Sementara itu, pendekatan institusi, seperti bursa efek syariah, belum ada di Indonesia.

“Pendekatan produk syariah yang ada di bursa selama ini bisa ditangani siapa saja, seperti manajer investasi konvensional. Untuk mekanisme hampir sama dengan saham biasanya, yakni membuka tabungan dan mendaftar pada sekuritas yang sudah ada," paparnya, Senin (30/07/2018).

Dengan mempunyai bursa khusus Syariah, Yoseph yakin Bangka Belitung bakal menjadi hubungan pasar modal syariah yang lebih baik. Terlebih, Indonesia sendiri mempunyai masyarakat muslim terbesar dunia. “Dengan mempunyai pasar modal syariah, maka dari itu hambatan pada pengembangan industri keuangan syariah yang sudah ada kini ini boleh dilalui dengan mulus,” jelasnya.

Ia berharap kedepannya akan ada perusahaan efek syariah. Ini akan sama dengan bank syariah, baik bentuk hukumnya maupun organ perusahaannya. Selain itu, harus ada DPS (Dewan Pengawas Syariah) yang duduk di dalamnya, sehingga nantinya dapat dikatakan ada perusahaan manajemen investasi syariah.

Sementara itu, Ketua Kamar Dagang Indoneisa (Kadin) perwakilan Bangka Belitung, Thomas Jusman, menyatakan pihaknya mendukung penuh rencana ini. Ia menyebut keadaan Indonesia masuk positif untuk investor syariah pasar modal pada performa investasi dan perdagangan selama sejumlah tahun ini serta kesempatan untuk syariah pun masuk terbuka lebar.

“Apalagi warga indonesia di dominasi oleh penganut Muslim sehingga membuka lebar untuk kebangkitan perekonomian mendatang, kalau di lihat dari segi perbankan juga telah menerapkan transaksi pada syariah,” ungkapnya.

Potensi yang sesungguhnya dipercaya ialah besarnya peluang investasi sektor keuangan dan perbankan syariah Indonesia menjadi daya tarik tersendiri buat para investor asing.  (njs/tribunbangka/gatra/foto:hestanto)


Back to Top