MUI Kepri: Vaksin Imunisasi Campak-Rubella di Kepri Belum Halal

gomuslim.co.id- Sebuah surat imbauan dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kepada warga Muslim Kepri agar tak ikut serta dalam imunisasi campak-rubella. Imbauan ini dikeluarkan karena vaksin tersebut belum mendapat sertifikat halal dari MUI pusat.

Dalam surat MUI Kepri yang beredar dengan nomor Ket-53/DP-P-V/VII/2018, imbauan tersebut ditujukan kepada Gubernur Kepri. Di surat tersebut tertulis 30 Juli 2018.

Disebutkan pula pengurus harian Dewan Pimpinan MUI Provinsi Kepri pada 28 Juli 2018, yag mana telah menggelar rapat di Batam terkait informasi imunisasi campak/MR. MUI Kepri menyampaikan empat pesan penting, di antaranya:

- Pertama, sampai saat ini vaksin campak/MR belum mendapat fatwa halal dari MUI pusat. 
- Kedua, meminta instansi terkait (Dinas Kesehatan) menunda penyuntikan vaksin tersebut sampai diterbitkannya sertifikat halal oleh LP-POM MUI Pusat. 
- Ketiga, agar masyarakat muslim tidak ikut serta dalam proses penyuntikan vaksin campak/MR sampai adanya keputusan resmi dari LP-POM MUI Pusat.
- Keempat, meminta MUI pusat segera melakukan pembahasan terkait campak/MR bersama DPR RI, Kementerian Kesehatan, serta instansi terkait dan menyampaikan hasil keputusan MUI di seluruh Indonesia untuk menjadi acuan dalam melakukan sosialisasi.

Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua MUI Kepri KH A Karim Ahmad dan Sekretaris H Edi Safrani.

Ketua I MUI Kepri Azhar Hasyim saat dimintai konfirmasi membenarkan beredarnya surat tersebut. 
"Benar ada surat imbauan larang vaksin MR dari MUI Kepri," tutur Azhar, Selasa (31/07/2018).

Sebagaimana diketahui, mulai 1 Agustus hingga September, Dinas Kesehatan akan melaksanakan program vaksin campak/MR secara serentak di seluruh Indonesia. (nat/detik/dbs/foto:detik)


Back to Top