#KabarHaji

Pemerintah China Pastikan Jemaah Haji Aman dengan Kartu Pintar

gomuslim.co.id- Guna memastikan calon jemaah haji agar tetap aman, Pemerintah China membekali calon jemaah haji dengan teknologi pelacak berupa Global Positioning System (GPS). Sumber pelacak itu tertanam dalam kartu pintar yang dimiliki setiap calon jemaah haji asal negara tersebut.

Seperti yang dilansir dari publikasi Swarajya, Kamis (02/08/2018), Asosiasi Islam China yang berada di bawah pemerintah mempublikasi foto-foto calhaj China yang menggantungkan tanda pengenal kartu pintar di leher mereka. Kartu pintar itu dipakai sejak berangkat dari Beijing ke Makkah.

Perangkat itu dilaporkan memiliki fitur data pribadi calhaj dan pelacak GPS. Asosiasi mengklaim kartu pintar tersebut digunakan untuk memastikan keselamatan pemakainnya.

Tahun ini, kurang dari sepertiga dari 11.500 Muslim di Cina, berangkat ke Tanah Suci. Lembaga pemerintah China berulang kali menekankan, perangkat tersebut hanya bertujuan memastikan keamanan jemaah haji di Saudi.

“Jika seorang jemaah haji tersesat selama perjalanan, alat pelacak akan membantunya,” ujar perwakilan asosiasi.

Sementara itu, asosiasi memastikan tim petugas haji China dapat dengan mudah mengindentifikasi lokasi spesifik seorang jemaah saat berada di tengah kerumunan menggunakan sistem Haji Elektronik.

Keberadaan kartu pintar dengan alat pelacak tersebut menuai beragam anggapan. Salah satunya, alat tersebut mempermudah pemerintah mengetahui lokasi umat Muslim di China.

Namun, sayangnya China secara rutin menindak warga Muslim yang sebagian besar berasal dari kelompok etnis Uighur Turki, terutama yang berbasis di Provinsi Xinjiang. Laporan mengatakan, lakh Muslim Uighur telah ditahan oleh pasukan negara China.

Sejauh ini, banyak Muslim Uighur dikirim ke pusat pendidikan dan fasilitas penahanan politik di China. Menurut pengamat Cina yang dilansir dari publikasi Wall Street Journal.

“Skala penahanan ini akan menjadi yang terbesar setelah kampanye anti-kana era Maois pada 1950,” tulisnya. (nat/swarajya/walstreetjournal/dbs/foto:moeslemcouncil)

 


Back to Top