#KabarHaji

Perkuat Layanan, Dewan Masjid Nabawi Gelar Kursus Penanganan Jemaah Haji Dunia

gomuslim.co.id- Berbagai pelayanan untuk kemudahan proses ibadah haji dikerahkan oleh Arab Saudi. Tak hanya menggembleng para karyawan yang profesional dalam mengurusi jemaah, mereka juga dilatih untuk memiliki kecerdasan emosional yang tinggi, terutama dalam menghadapi jemaah yang memiliki karakter unik.

Untuk tujuan itu, Ketua Dewan Tinggi Masjid Nabawi di Universitas Islam Madinah baru-baru ini menyelenggarakan dua kursus dan pelatihan di markas Masjid Nabawi yang diperuntukkan bagi 50 karyawan tidak tetap. Kursus ini berada di bawah naungan  Kelembagaan Umum Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Kursus ini bertemakan "Keterampilan Berurusan dengan Para Jama’ah Haji" dan masih merupakan rangkaian rencana strategis program Dewan Tinggi Kajian Keilmuwan Universitas Islam Madinah. Demikian seperti yang dilansir oleh Wakalat al-Anba as-Saudiah, Jumat, (02/08/2018).

Selain itu, Profesor Sulaiman bin Abdullah Al-Roumi menjelaskan bahwa kedua sesi ini membahas keterampilan yang diperlukan dalam menangani berbagai macam kepribadian para Jemaah haji. Selain itu, kemampuan verbal, visual, dan auditorial merupakan  keterampilan yang harus dipelajari dan dimiliki.

 Hal demikian dibutuhkan untuk kelancaran dan kenyamanan kegiatan ritual Haji. Di samping itu, para peserta pelatihan juga bisa menyadari  pentingnya pahala besar dari melayani para tamu Allah. Keikhlasan juga menjadi pendorong dalam menangani berbagai macam karakter para Jama’ah Haji apalagi yang dibutuhkan ialah bagaimana sebisa mungkin para peserta kursus dan pelatihan ini mampu mencitrakan Arab Saudi secara baik di mata para tamu Allah.

Sebelumnya, pada Senin (31/07/2018),  Pemerintah Arab Saudi menyambut kedatangan para jama’ah Haji yang berasal dari Indonesia. Penerbangan pertama para Calon Jamaah Haji Indonesia tiba hari senin melalui Prakarsa Jalan Makkah (Mubadarah Tariq Makkah) yang secara khusus langsung menuju aula Haji di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah. Para Calon Jamaah haji menyelesaikan prosedur masuk dari Bandara Internasional Sukarno Hatta melalui Makkah Road Initiative. Di kedatagan pertama ini, ada 406 Calon Jamaah Haji.

Makkah Road Initiative merupakan salah satu prakarsa dalam program Transformasi Nasional 2020 yang ingin mewujudkan Visi Saudi Arabia di tahun 2030. Makkah Road Initiative diharapkan nantinya dapat meningkatkan pelayanan jamaah haji, memfasilitasi dan mempermudah prosedur perjalanan mereka.

Prakarsa ini merupakan prakarsa pemangkasan prosedur yang berbelit-belit dengan memberi kemudahan pengeluaran visa, penanganan bea cukai, pemeriksaan paspor, pemeriksaan kesehatan, pengkodean dan pemilahan bagasi sesuai dengan transportasi lokal serta pengaturan penginapan di Arab Saudi.

Dengan kata-kata lain, ada beberapa prosedur yang sebelumnya harus dilakukan pada saat kedatangan Calon Jama’ah Haji di Arab Saudi dan proses pengurusannya membutuhkan waktu yang lama, lewat Makkah Road Initiative ini semua prosesnya bisa dipersingkat.

Program ini menjadi tanggung jawab beberapa departemen pemerintahan Kerajaan Saudi yang meliputi Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, Kementrian Kesehatan, Otoritas Umum Penerbangan Sipil, Bea Cukai dan Pusat Informasi Nasional.

Tak hanya sampai di situ, petugas Haji juga dikerahkan untuk membantu berbagai para Calon Jama’ah Haji seperti naik dan turun bus, naik kursi roda, pengantaran ke kamar hotel dan lain-lain. Layanan ini tidak hanya dari bandara, namun juga di Masjidil Haram dan sejumlah lokasi di Madinah.

Tujuan kursus bertemakan "Keterampilan Berurusan dengan Para Jama’ah Haji" yang merupakan program Dewan Tinggi Kajian Universitas Islam Madinah tidak lain selain membantu kemudahan proses Ibadah Haji bagi para Jama’ah. Kursus ini juga ditujukkan untuk penguatan mental dan spiritual karyawan dalam melayani tamu-tamu Allah. (azs/dbs)

Penulis:

Abdul Aziz

Alumni S2 Linguistik UGM,

Peneliti di El-Bukhari Institute, dan Dosen Bahasa dan Sastra Inggris UNPAM

 

 

 


Back to Top