#KabarHaji

Layani Jemaah Haji, Emir Makkah Kerahkan 14 Ribu Pekerja 

gomuslim.co.id- Pemerintah Arab Saudi terus memberikan layanan terbaik terkait penyelenggaraan haji 1439H / 2018M. Baru-baru ini, Emir Provinsi Makkah, Pangeran Khaled al-Faisal, telah membuat rencana untuk operasi demo ibadah haji di Tanah Suci.

Juru berbicara resmi pengembangan Kota Makkah, Jalal Bin Abduljaleel Kaaki mengatakan otoritas dan solusi untuk peziarah haji dengan layanan terintegrasi. Menurutnya, Pemerintah Arab Saudi telah memobilisasi semua tenaga administrasi dan teknis sebanyak 14 ribu orang.

Mereka terutama dikaburkan untuk mengoperasikan Kereta Mashaer yang dapat mengangkut lebih dari 350 ribu jamaah haji pada 8 Dzulhijah dari Mina ke Arafah dan kemudian kembali ke Mina dari Arafah. Sementara itu, jumlah total peziarah yang diharapkan akan diangkut oleh Kereta Mashaer selama hari Tasyrik harus lebih dari dua juta orang.

“Melaksanakan tugas-tugas penting, seperti Kereta Mashaer, pembangunan jam, pemeliharaan dan operasi toilet dan tempat suci, proyek untuk menyediakan air minum untuk para peziarah, dan layanan informasi yang lebih baik. memperbaruinya secara berkala, ”ujarnya, seperti dilansir dari publikasi Saudigazette, Sabtu (03/08/2018).

Dia menambahkan, untuk jembatan jumrah rencananya untuk memberikan fasilitas untuk menyambut peziarah pada hari-hari untuk mengisi jumrah. Selain itu, merupakan pemeliharaan dan proyek yang terkait dan mengarah ke Jembatan Jamarat. Rencana itu juga termasuk konfirmasi kesiapan toilet di tempat-tempat suci. Sekitar 36 ribu toilet akan tersedia oleh jamaah haji.

Melalui rencana operasinya, tugas untuk menyediakan air minum untuk para peziarah di Masjidil Haram dan tempat-tempat suci. Nantinya, sekitar 600 udara akan didistribusikan ke berbagai tempat di tempat suci untuk air dingin melalui pendinginan udara dan sterilisasi tanaman. Mengisi produksi mereka diperkirakan 700 meter kubik per jam.

Dalam perkembangannya, Pangeran Khaled bertemu dengan Menteri Asisten Dalam Negeri untuk Urusan Operasi, Pengawas Keamanan Umum dan Ketua Haji, Jenderal Said Bin Abdullah al-Qahtani.

Dalam pertemuan tersebut, Pangeran Khaled menekankan pentingnya kesiapan sektor guna memungkinkan mereka untuk haji tahun 2018. Ini adalah untuk memberikan layanan terbaik untuk para peziarah sejak kedatangan mereka ke negara mereka. (njs/saudigazzate/ihram)


Back to Top