#KabarHaji

Mulai Bertugas Tahun Ini, Tim P3JH Siap Layani Jemaah Haji Indonesia

gomuslim.co.id-  Tim Pertolongan Pertama Pada Jemaah Haji (P3JH) yang baru beroperasi pada musim haji tahun ini memang ditugaskan untuk membantu Tim TGC (Tim Gerak Cepat) dan Linjam (Perlindungan Jemaah) dalam melayani kesehatan jemaah haji. Saat ini keberadaan P3JH ditempatkan di Kantor Sektor yang berada di hotel-hotel jemaah, termasuk ditempatkan si sektor khusus (seksus) Masjidil Haram.

Menurut Tim Medis P3JH Mohammad Agus Pribowo dan dr.Pradipta Syuarsif, timnya selama bermarkas di Masjidil Haram sudah melayani pelayanan kesehatan dengan melakukan pengobatan dan evakuasi terhadap jemaah pingsan dan sakit di area tawaf dasar Masjidil Haram.

“Jemaah wanita berusia 65 tahun dilakukan pengobatan di tempat dan pria 70 tahun dengan sakit jantung (dievakuasi),” kata Agus.

Agus menuturkan keberadaan tim dokter dan paramedis P3JH Saat ini terasa sekali manfaatnya oleh para jemaah haji, sehingga sangat membantu jemaah untuk dilakukan pengobatan pertama dilapangan dimana jemaah tersebut jatuh sakit dengan melakukan pelayanan kesehatan dan evakuasi lapangan.

Terkadang dia juga memergoki oknum-oknum mukimin yang menyamar sebagai jemaah haji bahkan petugas haji, biasanya mereka suka menawarkan jasa kursi roda menggunakan rompi petugas ataupun tas pinggang jemaah haji.

“Setelah kita perhatikan tulisan tahun di tas pingganganya berbeda, setelah kita pergoki biasanya langsung kabur,” jelas Agus.

Sementara itu, petugas P3JH yang lain dr. Pradipta Syuarsif mengatakan, selain memberikan layanan kesehatan, tim ini juga membantu jemaah haji yang tersesat di Masjidil Haram hingga mengantarkan jemaah haji ke terminal bis sampai dengan ke hotel di mana jemaah haji tersebut menginap.

“Petugas P3JH juga membantu jemaah yang beresiko tinggi akan kesehatannya dan yang tertinggal rombongan sehingga belum menyelesaikan tawaf dan sa’inya hingga membantu mendorong kursi roda jemaah hingga selesai rukun umrah wajibnya,”katanya.

Dikarenakan selama ini tim medis yang bertugas dilapangan terbatas jumlahnya. Kementrian Agama melakukan terobosan baru dengan membentuk tim P3JH. (mediacenterhaji/dbs)

 


Back to Top