#KabarHaji

Relawan Muslim Ini Bantu Permudah Ribuan Jemaah Haji Malaysia

gomuslim.co.id- Jemaah asal Malaysia datang untuk berhaji dalam jumlah ribuan tetapi banyak dari peziarah ini, terutama yang muda dan mampu, mendedikasikan perjalanan ziarah mereka untuk membantu membuat segalanya lebih mudah dan lebih nyaman bagi orang lain yang membutuhkan.

“Saya seharusnya melakukan haji di tahun 2015 tetapi ditunda ke tahun ini karena saya hamil saat itu. Saya senang bisa datang tahun ini dan diberi kesempatan untuk menjadi sukarelawan, ”kata Haslina Samsuddin (31),  kepada New Straits Times, Selasa, (07/08/2018).

Samsuddin adalah salah satu sukarelawan yang terpilih bersama suaminya, Wan Mohd Fadhli Wan Saipuddin (30), untuk bergabung dengan Sahabat Maktab.

Diperkenalkan pada tahun 2006, Sahabat Maktab melihat tanggapan yang menggembirakan dari para peziarah yang mengirimkan aplikasi untuk membantu mengelola kesejahteraan sesama jemaah. Mereka membantu jemaah lainnya memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka dan memenuhi kewajiban agama mereka juga.

Contoh lain adalah Nor Azian Sulaiman yang membantu peziarah di Madinah, terutama orang tua, untuk memasuki Rawdah. Hal yang menarik, saudara-saudara Ahmad Syazali Ahmad Nizam (25), Erra Izati (23), Ahmad Izzul Fikri (20), dan Nurul Athirah (19) yang  memutuskan untuk menjadi sukarelawan karena mereka ingin mengikuti jejak Maktab Sahabat lainnya di masa lalu yang membantu nenek mereka melakukan haji di tahun 2009.

Manajer Maktab, Mustafa Kamal Abdul Latif, menginformasikan bahwa beberapa kriteria dipertimbangkan dalam memilih sukarelawan untuk jemaah haji Malaysia ini.

"Mereka harus memiliki semangat relawan yang tajam, menjadi anggota unit berseragam sebelumnya, melakukan umrah mereka, dalam keadaan sehat, dan lebih disukai suami dan istri," katanya.

Haji adalah salah satu dari Rukun Islam, terdiri dari beberapa upacara, yang dimaksudkan untuk melambangkan konsep-konsep penting dari agama Islam, dan untuk memperingati pencobaan Nabi Ibrahim dan keluarganya. Setiap Muslim dewasa yang berbadan sehat - yang dapat secara finansial mampu melakukan perjalanan - harus melakukan haji sekali dalam seumur hidup mereka. (fau/nst/dbs/foto: aboutislam)


Back to Top