#KabarHaji

Lengkap, Ini Layanan dan Fasilitas Medis di KKHI Makkah untuk Jemaah Haji Indonesia

gomuslim.co.id- Salah satu fasilitas kesehatan yang disediakan oleh jemaah haji adalah Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah. Klinik ini siap melayani dan mempunyai fasilitas yang lengkap dan dokter spesialis yang siap dikonsultasi kapan saja.

Direktur KKHI Makkah Nirwan Satria menyebutkan KKHI Makkah memiliki 111 tenaga medis dan 117 tenaga pendukung kesehatan. Dari tenaga medis yang tersedia ini termasuk 23 dokter spesialis, yaitu spesialis penyakit dalam, spesialis paru, spesialis jantung dan pembuluh darah, spesialis saraf, spesialis kedokteran jiwa, spesialis bedah, spesialis anestesi dan spesialis kedokteran penerbangan.

Klinik yang terletak di wilayah Aziziyah Junubiyah dilengkapi dengan falititas kesehatan yang siap melayani jemaah haji Indonesia. Diantaranya UGD dengan 12 tempat tidur dan 3 ambulans, poliklinik yang terdiri dari poli umum, poli gigi, dan poli rehab medik; ruang rawat inap terdiri dari 60 tempat tidur untuk pria dan 50 untuk wanita. 

“Tersedia 28 tempat tidur rawat inap psikiatri, 10 tempat tidur ICU, 34 tempat tidur intermediate pria dan 38 intermediate perempuan. Pelayanan penunjang juga melengkapi KKHI Makkah, seperti laboratorium hematologi, kimia darah, analisa gas darah, elektrolit dan urine. Selain itu ada unit radiologi, USG, pelayanan kefarmasian, pelayanan gizi, pelayanan sanitasi, pelayanan visitasi, pelayanan safari wukuf, pelayanan tanazul, pelayanan rekam medik, dan pelayanan siskohatkes,” papar Nirwan.

Pihaknya mengimbau agar jemaah haji rajin memeriksakan diri ke dokter di masing-masing Kloter. Dengan demikian, kesehatan jemaah haji dapat terkontrol dengan baik.

Selain itu, TKHI juga harus terus memantau kesehatan jemaahnya. Jemaah juga diingatkan selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan mengurangi aktivitas yang tidak penting agar siap saat wukuf di Arafah.

"Ingat, haji adalah wukuf. Untuk itu kami mengimbau jemaah haji Indonesia menyiapkan fisiknya agar dapat melaksanakan wukuf dengan baik," tukasnya. (nat/hajikemenag/dbs/foto:kemenag)

 


Back to Top